Logo Datakita.co

IDI: Sudah 180 Dokter Wafat Akibat Covid-19

Fadli
Fadli

Minggu, 29 November 2020 13:29

Prosesi penghormatan jenazah dr Putri Wulan Sukmawati di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Senin (6/7/2020). - Antara
Prosesi penghormatan jenazah dr Putri Wulan Sukmawati di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Senin (6/7/2020). - Antara

JAKARTA, DATAKITA.CO – Kabar duka kembali disampaikan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setelah empat orang anggotanya meninggal dunia dalam tugas pelayanan akibat Covid-19.

Dengan demikian, secara keseluruhan total ada 180 dokter yang telah meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Humas IDI, Halik Malik, memerinci data itu merupakan yang terbaru per 28 November pukul 00.00 WIB.

Teranyar, empat garda terdepan penanganan Covid-19 meninggal akibat terpapar Covid-19 pada Sabtu, (28/11/2020).

Halik mengatakan empat orang dokter itu adalah HR Henny Soetanto yang juga merupakan Ketua IDI Kabupaten Bandung Barat, Yudhi Aschary Pratama yang sebelumnya merupakan dokter aktif di IDI sebagai relawan medis, Yoyok Setiyono dari IDI Jepara dan Ary Gunawan dari IDI Banjarnegara.

“Semoga rekan sejawat yang wafat diberikan tempat yang mulia di sisi-Nya. Amin,” ujar Halik pada Minggu, (29/11/2020), dikutip dari Bisnis.

Angka kematian yang terus bertambah ini membuat IDI khawatir sekaligus mawas diri. Pemerintah diminta lebih serius merespons kematian demi kematian dokter.

Misalnya, dengan memikirkan jaminan penuh penyediaan dan kecukupan Alat Pelindung Diri (APD), pengurangan jam kerja, hingga pemberian insentif khusus baik untuk tenaga kesehatan yang sedang bertugas maupun keluarga tenaga kesehatan yang wafat.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 untuk membantu mengurangi beban dokter dan tenaga kesehatan.

Berdasarkan catatan Bisnis, IDI per 20 November melaporkan 168 dokter telah meninggal akibat menangani Covid-19. Mayoritas dokter yang gugur itu merupakan dokter umum.

Laporan Survei Tim Mitigasi IDI per 20 November 2020 menyebutkan 87 dokter umum meninggal dengan empat dokter di antaranya merupakan guru besar.

Sementara itu, 79 dokter spesialis dengan enam di antaranya guru besar meninggal dalam tugas pelayanan saat pandemi, sedangkan dua dokter yang meninggal dunia merupakan dokter residen.

Berdasarkan wilayah, jumlah dokter yang meninggal terbanyak tercatat berada di Jawa Timur yakni sebanyak 36 dokter. DKI Jakarta menyusul dengan jumlah dokter yang gugur sebanyak 27 orang. (*)

 Komentar

 Terbaru

PENDIDIKAN04 Juni 2026 09:24
Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Keberhasilan transformasi perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber ...
MAKASSAR03 Juni 2026 23:22
Ketua Dewan Lingkungan Hidup Makassar Integrasikan Pengolahan Sampah dan Urban Farming
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Upaya menghubungkan pengelolaan sampah dengan penguatan ketahanan pangan terus didorong Pemerintah Kota Makassar. Hal terseb...
MAKASSAR03 Juni 2026 17:54
Gaji Dosen Mentan Amran Diserahkan ke Mahasiswa Yatim Piatu
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menyerahkan seluruh gaji yang masuk melalui rekeningnya selama menjadi ...
MAKASSAR03 Juni 2026 14:41
Petugas Gerak Cepat Angkut Sampah, Kini Pesisir Pantai Losari Kembali Bersih
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bergerak merespons laporan aduan di media sosial (medsos) terkait tumpukan sampah yan...