Logo Datakita.co

Identifikasi Covid-19 di Sulbar, Dinkes Sulsel Siap Bantu Tenaga Lab

Fadli
Fadli

Kamis, 21 Januari 2021 09:50

Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Trans Sulawesi Poros Majene-Mamuju yang terkena longsor di Majene, Sulawesi Barat, Rabu (20/1/2021). Jalur yang sempat terputus akibat longsor tersebut sudah bisa dilalui dengan sistem buka tutup arus kendaraan dari dua arah. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Trans Sulawesi Poros Majene-Mamuju yang terkena longsor di Majene, Sulawesi Barat, Rabu (20/1/2021). Jalur yang sempat terputus akibat longsor tersebut sudah bisa dilalui dengan sistem buka tutup arus kendaraan dari dua arah. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan siap membantu Sulawesi Barat dengan menyiapkan tenaga laboratorium atau laboran untuk mengidentifikasi COVID-19 di wilayah itu.

“Kita siap mendukung jika memang sangat dibutuhkan, tetapi sebaiknya maksimalkan dulu tenaga-tenaga yang ada di sana,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari di Makassar, Rabu (20/1/2021).

Paling penting saat ini, menurut dr Ichsan, ialah memperbaiki fasilitas yang hancur akibat getaran gempa 6,2 SR. Khususnya pada layanan rumah sakit.

Termasuk para tenaga kesehatan Sulbar yang mengungsi harus segera kembali melakukan tugasnya untuk ikut andil dalam penanganan dan pemulihan. Apalagi, banyak relawan-relawan dari tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat telah berada di Sulbar.

“Relawan juga ada untuk membantu, namun memang ada juga nakes karena ada anak kecilnya, maka di sanalah relawan masuk menggantikan. Jadi kita harus optimalkan semua tenaga-tenaga yang ada untuk kembali ke Sulbar dulu,” urainya, dikutip dari Antara.

Terlebih lagi, kat dr Ichsan, laboran untuk wilayah Majene dan Mamuju Sulbar bisa didukung oleh Kabupaten Polman.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Barat dr Alief Satria mengemukakan bahwa saat ini pihaknya kekurangan tenaga kesehatan yang bekerja di laboratorium (laboran) untuk melakukan tes antigen bagi pengungsi.

Ini disampaikan menanggapi pernyataan Kepala BNPB Doni Monardo terkait rencana tes usap (swab) antigen untuk menjamin para pengungsi tidak terpapar COVID-19.

“Kami tentu siap mendukung pelaksanaannya, termasuk juga dari kabupaten lain di Sulbar siap mendukung, tetapi kondisi sekarang banyak laboran yang kita tidak tahu mereka pulang kemana,” kata dr Alief.

Hingga saat ini, Sulbar mendapat tambahan petugas laboran dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BPKL) Sulbar, tiga laboran dari Patologi Klinik dan dua laboran dari Kabupaten Pasangkayu.

Mengenai kurangnya tenaga laboran itu, Dinkes Sulbar telah mengambil langkah dengan meminta bantuan tenaga laboran ke berbagai kabupaten untuk bisa memperkuat laboran di Provinsi Sulbar.

“Yang selama ini tidak tahu dimana, kita harapkan mereka kembali bekerja, untuk identifikasi COVID-19 nantinya,” ujar dr Alief.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR19 April 2026 08:10
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI, bersama pemerintah Provinsi...
OLAHRAGA18 April 2026 23:35
Dikalahkan Borneo FC, PSM Tetap di Peringkat 13 Klasemen Super League
PAREPARE, DATAKITA.CO – PSM Makassar harus tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Super League 2025/2026, setelah dikalahkan Borneo FC. ...
MAKASSAR18 April 2026 20:45
Waspada! Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut untuk Penipuan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap marakn...
OLAHRAGA18 April 2026 14:19
Usung Semangat Siri’ Na Pacce, PSM Siap Hadapi Borneo FC Malam Ini
PAREPARE, DATAKITA.CO – Konsistensi Borneo FC Samarinda bakal menjadi tantangan besar bagi PSM Makassar pada duel pekan ke-28 BRI Super League 2...