Logo Datakita.co

HM Yunus sosialisasi Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan

Aditya
Aditya

Rabu, 20 Desember 2023 12:23

Anggota DPRD Makassar, HM Yunus sosialisasikan Perda Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan, di Hotel Marina, Jl Andalas, Rabu (20/12/2023).
Anggota DPRD Makassar, HM Yunus sosialisasikan Perda Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan, di Hotel Marina, Jl Andalas, Rabu (20/12/2023).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Peran perempuan tidak bisa dipandang sebelah mata. Setiap keputusan atau kebijakan baik eksekutif maupun legislatif bahkan swasta perempuan acap kali mengambil peran sehingga dinilai penting.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Makassar, HM Yunus saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan, di Hotel Marina, Jl Andalas, Rabu (20/12/2023).

“Trennya sekarang milenial dan bicara milenial mayoritas kaum hawa (perempuan). Hanya perspektif umum, perempuan objek bukan subjek padahal perempuan punya peran penting terkait pengambilan kebijakan saat ini,” ucap Yunus–sapaan akrabnya.

Misalnya, Yunus mencontohkan Ketua DPR RI saat ini yang dijabat perempuan, Puan Maharani. Artinya, kaum hawa harusnya bisa diberi porsi yang lebih luas lagi termasuk ruang lingkup politik.

“Saya orang tidak sepakat kouta 30 persen untuk perempuan di dewan. Harusmi 50 persen alias fifty-fifty saja karena kenapa politik akan sangat indah jika kaum feminim muncul,” cetusnya.

Makanya, kata Legislator Hanura, dirinya ingin Perda tentang PUG ini bisa lebih dipertajam. Sebab, menurut Wahab, Perda ini masih bersifat umum dan tidak tajam untuk perempuan.

“Kita dorong untuk revisi ini Perda, tujuannya bisa lebih tajam lagi,” tukasnya.

Sementara, Narasumber Kegiatan, Hamriani mengatakan, sosialisasi ini merupakan perjuangan terhadap penyetaraan hak antara laki-laki dan perempuan. Itu, sama dengan tema Perda soal gender.

“Gender itu urusan kita semua. Kalau dengar gender lalu diundang untuk hadir maka harus hadir,” ujar Hamriani.

Kata dia, gender ini amanah undang-undang mulai pembukaan UUD 1945 dimana berbunyi kemerdekaan adalah hak seluruh bangsa. Kemudian, UU HAM yang semuanya mengatur agar tidak melakukan diskrimanasi perempuan dan laki-laki.

“Jadi, gender bukan hanya untuk perempuan tapi laki-laki. Kalau ada perempuan yang melanggar gender bisa dilaporkan,” ungkapnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR22 Februari 2024 23:36
Abdul Wahab Tahir Optimistis Golkar Raih 3 Kursi di Dapil 2 Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kecamatan pada Pemilu Tahun 2024 ini sangatlah menentukan karena...
MAKASSAR22 Februari 2024 22:36
Presiden Jokowi Akan Bangun Stadion di Sudiang Tahun Ini
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Presiden RI Joko Widodo akan membangun stadion di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kabar baik itu diungkapkan langsung o...
MAKASSAR22 Februari 2024 15:19
Makassar New Port Siap Jadi Hub Logistik Terbesar di Indonesia Timur
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Makassar New Port (MNP) di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (22/2/2024) pag...
MAKASSAR22 Februari 2024 09:56
Resmikan SPAL-DT Losari, Presiden Jokowi: Kota Makassar Makin Bersih
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPAL-DT) Losari, Kota Makas...