Logo Datakita.co

Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi

Aditya
Aditya

Sabtu, 25 April 2026 18:43

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli membuka Kongres ke-VII Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli membuka Kongres ke-VII Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

JAKARTA, DATAKITA.CO – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB) tidak hanya berperan dalam advokasi, tetapi juga menjadi penggerak peningkatan kompetensi tenaga kerja guna menghadapi transformasi dunia kerja yang kian cepat.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Kongres ke-VII Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Menurut Yassierli, perubahan dunia kerja saat ini berlangsung sangat cepat, didorong dinamika global, percepatan digitalisasi, serta perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang menggeser kebutuhan keterampilan di berbagai sektor industri. Kondisi ini menuntut pekerja Indonesia untuk terus beradaptasi agar tetap kompetitif di pasar kerja.

Dalam konteks tersebut, ia menilai serikat pekerja memiliki peran strategis dalam menyiapkan anggotanya menghadapi perubahan tersebut, termasuk melalui dorongan peningkatan keterampilan dan produktivitas.

“Pekerja Indonesia harus memiliki daya saing dan kompetensi yang kuat. Serikat pekerja juga memiliki peran penting untuk menyiapkan anggotanya menghadapi transformasi dunia kerja yang sangat cepat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pekerja harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dalam hal ini, serikat pekerja berperan sebagai jembatan antara kebutuhan industri dan pengembangan kapasitas tenaga kerja.

Sebagai bentuk dukungan, Kementerian Ketenagakerjaan membuka ruang kolaborasi dengan SP/SB untuk menghadirkan program pelatihan yang lebih adaptif dan berbasis kebutuhan industri. Program tersebut mencakup peningkatan keterampilan teknis dan nonteknis, sertifikasi kompetensi, edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta penguatan produktivitas kerja.

“Silakan sampaikan kebutuhan pelatihan yang diperlukan. Pemerintah siap memfasilitasi agar pekerja memiliki nilai tambah dan posisi tawar yang semakin baik,” katanya.

Selain penguatan kompetensi, Yassierli juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan pekerja. Upaya ini dilakukan melalui penguatan manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) serta dorongan perluasan perlindungan bagi pekerja platform digital, termasuk pengemudi dan kurir daring.

Ia juga mengajak serikat pekerja untuk aktif memberikan masukan terhadap berbagai regulasi ketenagakerjaan yang tengah dibahas. Menurutnya, hubungan industrial yang sehat hanya dapat dibangun melalui dialog yang konstruktif antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

“Semangat kita sama, yaitu memajukan industri sekaligus menyejahterakan pekerja. Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk masukan dan rekomendasi terbaik dari forum ini,” tuturnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR25 April 2026 22:49
Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Nasional, Bukti Nyata Keberhasilan Program Infrastruktur Multiyears
JAKARTA, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menerima penghargaan kategori Outstanding Province in Multi-Years Infr...
MAKASSAR25 April 2026 20:56
Buka Raker KORMI 2026, Appi: Jangan Seremonial, Harus Ada Program Nyata
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri dan membuka Rapat Kerja Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (...
OLAHRAGA25 April 2026 15:14
Sheriddin Boboev Persembahkan Kemenangan untuk Suporter PSM
PAREPARE, DATAKITA.CO – Penyerang PSM Makassar, Sheriddin Boboev nampak begitu bahagia pasca kemenangan timnya atas Persik Kediri dalam laga lan...
DAERAH25 April 2026 12:00
Pemprov Sulsel Perkuat Pengendalian Inflasi, Sekda Paparkan Lima Arahan Strategis untuk TPID Zona IV
TAKALAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui lima arahan strategis yang disampai...