LUWU TIMUR, DATAKITA.CO – Menjelang Pra-Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Sulawesi Selatan, Tim Futsal Kabupaten Luwu Timur terus menyiapkan diri. Salah satunya dengan menggelar seleksi pemain di Gedung Olahraga (GOR) Malili.

Seleksi yang dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 12-14 Maret 2021 tersebut, diikuti 57 pemain muda berbakat se-Kabupaten Luwu Timur yang lahir dari Tahun 2000 ke atas.
Seleksi ini disaksikan Sekretaris KONI Luwu Timur Irwan, Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Lutim Asgar, Ketua Tim Futsal Pra-Porprov Muhammad Safaat DP, Pengurus PSSI Lutim, Khamrul dan Lukman Qadri.
Baca Juga :
Para pemain akan dilatih oleh pelatih futsal yang berlisensi nasional, Haeril.
Pra-Porprov yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 26 Juli – 2 Agustus 2021, merupakan sebuah tahapan/seleksi menuju Porprov tingkat Sulawesi Selatan tahun 2022 di Kabupaten Sinjai dan Bulukumba.
Kepada para pemain yang akan mengikuti seleksi, Sekretaris Koni, Irwan berpesan agar berkompetisi secara sehat dan jujur.
Menurutnya, menang kalah tidak masalah, tapi bagaimana agar bisa membangun tim ini menjadi tim yang solid dan tak terkalahkan nantinya.
“Jika ada yang tidak lolos dalam seleksi ini agar tidak berkecil hati, bukan karena permainannya jelek tapi karena ada yang lebih baik. Dan kegagalan dalam seleksi ini agar dijadikan sebuah pelajaran dan motivasi untuk menjadi lebih baik lagi kedepan,” pesannya, Minggu (14/3/2021).
Ketua Tim Futsal Pra-Porprov Muhammad Safaat DP saat dikonfirmasi mengatakan, jumlah pemain yang mengikuti seleksi tersebut sebanyak 57 orang, dan sejak hari pertama mulai dikerucutkan.
“Jadi dari hari pertama seleksi sudah ada pemain yang gugur dan hari ini adalah hari terakhir seleksi. Nantinya akan ada 20 pemain yang lolos untuk ikut lagi seleksi berjalan dan hanya 14 pemain yang akan kami ikutkan TC dan dibawa untuk mengikuti Pra-Porprov,” tambahnya.
Ia mengungkapkan, dalam seleksi ini, tidak hanya skill yang menjadi patokan utama agar bisa lolos, namun bagaimana para pemain tersebut mampu untuk bekerjasama dengan pemain lain sehingga permainan didalam lapangan tersebut bisa terkontrol dengan baik.
“Dan yang paling utama ialah disiplin dan mau bekerja keras dalam tim,” tegasnya.
Ditanya mengenai target Tim Futsal Kabupaten Luwu Timur di ajang Pra-Porprov, Adi Safaat sapaan akrabnya mengakui yakin Timnya akan lolos Porprov Sulsel tahun depan di Sinjai dan Bulukumba.
“Bicara soal target, pasti semua tim menargetkan juara dan lolos ke Porprov. Namun melihat ade-ade yang mengikuti seleksi ini, saya fikir kita tidak usah ragu lagi, karena mereka yang ikut ini adalah putra terbaik yang memiliki bakat di cabang ini. Dan Insya Allah kita akan lolos ke turnamen porprov di Sinjai dan Bulukumba tahun 2022 mendatang,” tambahnya.








Komentar