GOWA, DATAKITA.CO – Sekolah tatap muka di Kabupaten Gowa rencananya akan digelar pada Juli 2021 mendatang.

Dinas Pendidikan (Disdik) Gowa terus berupaya penyesuaikan penerapannya di masa pandemi Covid-19 ini.
Selain protokol kesehatan yang tengah dirampungkan, Dinas Pendidikan juga mengatur jam mengajar para guru.
Baca Juga :
Polanya, jika setiap hari guru mengajar 4 jam maka pada penerapan tatap muka nantinya guru hanya bisa mengajar 2 jam. Ini konsekuensi dengan kompetensi dasar saat pengurangan jumlah jam dilakukan.
“Dipilih yang mana yang harus tetap diajarkan, mana yang tidak. Itu polanya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Gowa, Dr Salam, Rabu (26/5/2021).
Dr Salam menjabarkan meskipun belum finalisasi, sejumlah pola pembelajaran telah dipersiapkan.
Misalnya, jika saat pembelajaran tatap muka nanti jumlah siswa dalam 1 kelas akan dibagi dua. Sehingga akan ada yang menjalani pembelajaran daring, ada juga yang melakukan pembelajaran luring atau offline secara bersamaan di jam yang sama.
“Jadi saat berlangsung pembelajaran tatap muka secara terbatas tadi, misalnya jika kelas 7 a offline, maka 7 b tetap daring. Karena keterbatasan IT tadi. Tapi ini belum finalisasi. Kita masih mencari pola terbaik,” ujar Salam.
Pola lain kata Salam dapat diberlakukan sistem pergantian hari. Dimana jika Siswa Sekolah Dasar kelas 1 hingga kelas 6, maka bisa saja hari Senin hingga Rabu sekolah akan dihadiri siswa kelas 1 hingga kelas 3. Dan kelas 4 hingga kelas enam akan menghadiri sekolah di hari Kamis hingga Sabtu.
“Kalau SD itu kelas 1 sampai 6. Bisa jadi masuk dulu kelas 1,2,3 Senin sampai Rabu. Kelas 4,5,6 masuk Kamis sampai Sabtu. Kita sekarang menjadi model apakah modelnya seperti itu atau pengurangan jumlah jam,” jelas Salam.
Yang pasti kata Salam, guru diupayakan tidak mengalami penambahan jam mengajar. Mengingat ada aturan yang mengatur jam mengajar guru yang minimal 24 jam.








Komentar