Logo Datakita.co

Galmerrya Kondorura Sosialisasikan Pentingnya Pemberian ASI Selama Dua Tahun

Aditya
Aditya

Sabtu, 22 Agustus 2020 12:46

Anggota DPRD Makassar, Galmerrya Kondodura sosialisasikan Perda Pemberian ASI Ekslusif, di Hotel Sorison, Sabtu (22/8/2020).
Anggota DPRD Makassar, Galmerrya Kondodura sosialisasikan Perda Pemberian ASI Ekslusif, di Hotel Sorison, Sabtu (22/8/2020).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Galmerrya Kondodura mensosialisasikan Peraturan daerah nomor 3 tahun 2016 tentang pemberian ASI Ekslusif Menuju Keluarga Berkualitas.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan, sosialisasi Perda tentang ASI Eksklusif sengaja diambil lantaran kehidupan dimulai dari keluarga. Perlu adanya edukasi terkait pemberian nutrisi terhadap bayi guna menghasilkan generasi yang berkualitas.

“Sebagai perempuan, kita harus pahami ini. Ini adalah suatu kehormatan untuk bisa diberi kepercayaan memberi asi kepada generasi kita,” ucap Galmerrya Kondodura saat membuka sosialisasi, di Hotel Sarison, Jl Perintis Kemerdekaan, Sabtu (22/8/2020).

Dalam situasi pandemi covid-19, dibutuhkan asupan gizi yang baik untuk meningkatkan imun, utamanya bagi bayi. Pemberian ASI eksklusif sangat tepat untuk menyuplai asupan gizi bayi agar imunitas tubuhnya tetap terjaga.

Merry-sapaan karibnya menambahkan, semua anggota keluarga berperan dalam mensejahterakan keluarga. Bukan hanya ibu, tapi juga membutuhkan konselor yang membantu tenaga medis dan stakeholder lainnya.

Salah satu pembicara, Widyaiswara Madya BKKBN Sulsel, Tawakkal memaparkan pentingnya pemberian ASI pada bayi yakni menjadikan anak sehat dan cerdas. Pemberian ASI merupakan pemenuhan hak bayi dan perlindungan terhadap ibu.

“ASI dihasilkan dari tubuh itu,ketika masa kehamilan ibu harus mengonsumsi makanan bergizi agar bisa memberikan hak bayinya. Pemberian ASI dilakukan dua tahun berturut-turut,” papar Tawakkal.

Sementara itu, pembicara kedua, Staf Bagian Perundang-undangan Bagian Hukum dan HAM Kota Makassar, Hamzah, menjelaskan, masyarakat bersama pemerintah harus mengawasi pemberian asi kepada bayi. Hal ini diatur dalam Perda dan menjadi hak mutlak bayi berdasarkan asas pri kemanusiaan, prikeadilan, perlindungan terhadap bayi dan ibu, serta tidak diskriminatif. (*)

 Komentar

 Terbaru

OLAHRAGA20 Februari 2024 23:20
Ingin Sepak Bola Putri Indonesia Bangkit, Erick Thohir Tunjuk Pelatih Asal Jepang
JAKARTA, DATAKITA.CO – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan sepak bola wanita Indonesia tengah berada di momentum positif untuk makin ditingk...
DAERAH20 Februari 2024 23:07
Bahtiar Apresiasi Pembangunan Infrastruktur dan Pertanian di Enrekang
ENREKANG, DATAKITA.CO – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, secara khusus menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan di Kabupaten ...
BERITA20 Februari 2024 21:18
Selain Lumbung Beras, Pj Gubernur Sulsel Ingin Sidrap Jadi Penghasil Durian Musang King
SIDRAP, DATAKITA.CO – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sudah dikenal sebagai lumbung beras, sehingga menjadi penyangga pangan nasional. Hal ...
MAKASSAR20 Februari 2024 17:58
36 Pelamar Lolos Seleksi Berkas Lelang Jabatan Pemkot Makassar, Ini Tahapan Selanjutnya
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar telah mengumumkan hasil Seleksi Terbuka Ja...