Logo Datakita.co

Erick Horas Minta Pelaku Usaha Paham Soal Perda Minol

Aditya
Aditya

Minggu, 14 Februari 2021 19:53

Anggota DPRD Makassar, Erick Horas sosialisasikan Perda nomor 4 tahun 2014 tentang minuman beralkohol, di Hotel Teraskita, Jl AP Pettarani, Minggu (14/2/2021).
Anggota DPRD Makassar, Erick Horas sosialisasikan Perda nomor 4 tahun 2014 tentang minuman beralkohol, di Hotel Teraskita, Jl AP Pettarani, Minggu (14/2/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Erick Horas menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2014 tentang Pengawasan, Pengendalian, Pengadaan, Peredaran dan Penjual Minuman Beralkohol di Hotel Teraskita, Jalan AP Pettarani, Minggu (14/2/2021).

Kata Ketua Gerindra Kota Makassar, dirinya menilai sosialisasi Perda tentang minol masih perlu di masifkan. Sebab, sudah tujuh tahun di undangkan namun masyarakat khusus pelaku usaha belum mengerti terkait regulasi ini.

“Kita ingin pelaku usaha bisa paham soal perda minol. Makanya, kita terus beri edukasi bagaimana cara mendistribusikan terus dimana saja bisa digunakan,” kata Eric Horas.

Eric menjelaskan, peredaran minol harus dikendalikan guna menyelamatkan generasi bangsa. Sebelum adanya Perda nomor 4 tahun 2014, minol sangat bebas diperjualbelikan.

“Sekarang, tidak terjual bebas meski masih ada beberapa oknum yang bermain tapi kalau didapat pasti ada tindakan tegas,” jelasnya.

Sehingga, kata Erik, peran serta masyarakat untuk mengawasi peredaran sangat diperlukan. Pasalnya, jangkauan pemerintah sangat terbatas dimana personel Satpol PP sebagai penegak Perda minim untuk memantau pelaku usaha minol di 15 Kecamatan.

“Jadi, tidak hanya pemerintah tapi kita ingin ada keterlibatan masyarakat,” ungkapnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Ikhsan Abduh mengajak peserta kegiatan sosialisasi perda soal minol untuk menginformasikan ke lingkungannya terkait Perda nomor 4 tahun 2014. Sebab, masih banyak pelaku usaha yang belum mengetahui adanya regulasi minol.

“Jadi, Minol ini perlu dikendalikan. Sehingga, kita minta masyarakat ikut mengawasi peredaran minol di Makassar,” tukas Ikhsan.

Kata Ikhsan, masih banyak pelaku usaha minol berjualan tidak sesuai aturan, mulai dari lokasi hingga sasaran penjualan. Ia meminta pemerintah juga bersikap tegas ke pengusaha yang membandel terhadap regulasi ini.

“Pemerintah juga tidak boleh tebang pilih. Jika ada temuan tidak sesuai aturan harus ditindak,” jelasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Sinjai Barat Dapat Anggaran Rp12 M Lebih, untuk Bangun Jalan hingga Irigasi dan Sanitasi
BERITA08 Maret 2021 23:14
Sinjai Barat Dapat Anggaran Rp12 M Lebih, untuk Bangun Jalan hingga Irigasi dan Sanitasi
SINJAI, DATAKITA.CO – Pemkab Sinjai kembali menganggarkan pembangunan infrastruktur di tahun 2021. Kali ini untuk pembangunan di Kecamatan Sinjai Ba...
Walikota Imbau Masyarakat Segera Laporkan SPT Tahunan Sebelum 31 Maret 2021
MAKASSAR08 Maret 2021 17:41
Walikota Imbau Masyarakat Segera Laporkan SPT Tahunan Sebelum 31 Maret 2021
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Ramdhan “Danny” Pomanto mengajak seluruh elemen masyarakat agar turut berpartisipasi aktif dan berkont...
Kasus Covid-19 Cenderung Turun, Luwu Utara Optimistis Segera Zona Kuning
DAERAH08 Maret 2021 13:48
Kasus Covid-19 Cenderung Turun, Luwu Utara Optimistis Segera Zona Kuning
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Pemkab Luwu Utara melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, sangat optimistis daerahnya segera masuk zona kun...
Ratusan TNI dan ASN Kodim Gowa Jalani Vaksinasi Covid-19
DAERAH08 Maret 2021 12:42
Ratusan TNI dan ASN Kodim Gowa Jalani Vaksinasi Covid-19
GOWA, DATAKITA.CO – Kabupaten Gowa melanjutkan vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang diperuntukkan bagi pelayanan publik dan lansia. Salah satunya unt...