Ekspedisi Ramadhan Dompet Dhuafa Sulsel Sasar Kampung Solan Pinrang

PINRANG, DATAKITA.CO – Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) kembali melakukan Ekspedisi Ramadhan tahap kedua. Kali ini, sasarannya di Kampung Solan, Dusun Sipatokkong, Desa Letta, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.

Sebelumnya ekspedisi telah dilakukan pada 24 – 25 April 2021 di Sinjai. Kali ini ekspedisi dilaksanakan di Pinrang sebagai bentuk ekspansi program ke wilayah pelosok dan juga membawa misi kebaikan Ramadhan.

Selama dua hari, 1-2 Mei 2021, Dompet Dhuafa Sulsel telah melaksanakan kegiatan Ekspedisi Ramadhan di Kampung Solan, Dusun Sipatokkong, Desa Letta, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.

Secara geografi, kampung ini berada di wilayah pedalaman yang belum sepenuhnya terjamah dunia modern.

Akses medan terbilang sulit, kontur tanah yang bebatuan dan licin, jaringan internet yang tidak memadai menjadi masalah utama di tempat ini.

Untuk menuju Kampung Solan, tim DD Sulsel harus melewati jalan yang terjal dan curam. Sehingga untuk pergi ke lokasi harus menggunakan kendaraan khusus dan menempuh perjalanan sekira 1 jam dari pusat kota.

Manager Program DD Sulsel, Nurwana, mengatakan bahwa Kampung Solan juga merupakan wilayah pemberdayaan DD Sulsel dengan Kopi Lettanya, sehingga telah ada keterikatan khusus dengan warga-warganya.

“Juga wilayah ini merupakan pelosok dan mayoritas penduduk Kampung Solan merupakan petani dan juga masuk ke dalam ekonomi lemah. Jadi kami memutuskan untuk melaksanakan program di sini,” kata Nurwana.

Pimpinan Cabang DD Sulsel Rahmat Hidayat HM menjelaskan bahwa dalam ekspedisi ini, DD Sulsel mengirim 16 orang panitia yang terdiri dari Amil dan Volunteer untuk melakukan kegiatan 5 pilar program Dompet Dhuafa yaitu Pendidikan, Dakwah, Kesehatan, Ekonomi, dan Sosial.

“Tentunya dengan menyesuaikan kondisi daerah setempat,” terangnya.

Di program dakwah, kegiatan dimulai dengan ngaji bareng anak-anak desa, lalu shalat tarawih berjamaah. Kegiatan dakwah juga dilanjutkan dengan aksi pejuang subuh dengan membangunkan sahur masyarakat desa kemudian ditutup dengan tilawah bersama.

DD Sulsel menggemakan program dakwah untuk menggaet masyarakat agar semakin merekatkan keimanan saat bulan Ramadhan.

Kemudian ada kegiatan Buka Bersama Masyarakat yang menjadi bagian dari program sosial.

Selanjutnya di program ekonomi, DD Sulsel mendirikan pasar murah dengan menjajakan produk-produk ekonomis berupa seperti sirup, susu, gula, tepung terigu, kecap, garam, mie kering, minyak goreng, serta bumbu penyedap lainnya.

Tiap produk dijual dengan harga Rp5.000. Adanya pasar murah juga tujuannya untuk membantu warga memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dengan harga terjangkau.

Salah seorang warga bernama Wati merasa senang dengan adanya pasar murah.

“Saya sangat senang sekali, hanya dengan 20.000 bisa dapat gula, tepung terigu, susu, sirup. Alhamdulillah bisa dipakai lebaran nanti,” tuturnya.

Seperti ekspedisi sebelumnya, kali ini DD Sulsel juga menjalankan program kesehatan dengan melakukan pemeriksaan tensi pada warga lansia, anak-anak, dan warga lainnya. Semuanya dilakukan oleh relawan dari LKC Dompet Dhuafa Sulsel.

Tak hanya cek tensi saja, namun juga memberikan edukasi kesehatan kepada warga.

Lainnya ada program pendidikan, dengan menggelar Sekolah Ceria dipandu oleh para relawan dengan kegiatan mengajar membaca, menggambar, menulis, dan ice breaking bersama.

Selain menyiarkan lima pilar programnya, DD Sulsel juga menyalurkan paket bantuan Ramadhan berupa sedekah 15 Alquran untuk Masjid Nurul Amin.

Tamrin selaku Imam Masjid Nurul Amin mengungkapkan rasa terima kasihnya dan berharap Ekspedisi Ramadhan Dompet Dhuafa dapat hadir lagi.

“Terima kasih atas bantuan dari Dompet Dhuafa berupa penyerahan Alquran ini, dan kami berharap keluarga Dompet Dhuafa bisa hadir ke tempat kami lagi,” ujar Tamrin.

Sementara itu Kepala Dusun, Tahir, mengungkapkan rasa terharu atas kehadiran program Ekspedisi Ramadhan.

“Terima kasih atas kehadiran Dompet Dhuafa ke kampung kami yang sangat sederhana ini. Kami sangat senang dengan adanya pasar murah dan cek kesehatan gratis. Warga di sini sangat terbantu sekali. Kami berharap Dompet Dhuafa bisa hadir kembali ke kampung kami,” ungkapnya.

Ekspedisi Ramadan 2021 ini bukan menjadi titik akhir. Rencananya program Ekspedisi Ramadhan akan menjadi program Ramadan tahunan oleh Dompet Dhuafa, mengingat masih banyak wilayah pelosok Sulawesi yang masuk dalam syarat penerima manfaat dari Dompet Dhuafa.

Pada pekan terakhir Ramadhan ini, DD Sulsel akan memfokuskan penyaluran paket campaign Ramadhan kepada para penerima manfaat yaitu berupa kado untuk anak yatim, kado untuk guru ngaji, berbagi ifthar di lokasi bencana, berbagi sahur untuk para santri, sedekah Alquran untuk pelosok.

Selain itu, saat ini DD Sulsel telah membuka pembayaran zakat fitrah.

“Jadi jika saudara ingin membayar kewajiban zakatnya bisa melalui Dompet Dhuafa. Zakat fitrah yang saudara keluarkan akan disalurkan kepada para asnaf yang berhak mendapatkannya, terutama mereka yang berada di pelosok Sulawesi,” tambah Rahmat Hidayat.

Berita Terkait
Baca Juga