Diwisuda Besok, 417 Alumni PPs UMI Ikut Malam Ramah Tamah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Universitas Muslim Indonesia (UMI) melepas 417 alumni program Pascasarjana (PPs), yang ditandai dengan malam ramah tamah di Hotel Sheraton Makassar, Jumat (22/10/2021).
Pelepasan alumni ini dihadiri langsung Rektor UMI Makassar Prof Basri Modding dan Direktur PPs UMI Makassar Prof Baharuddin Semmaila. Termasuk, pembina dan pengurus yayasan serta wakil direktur di PPs UMI.
Direktur PPs UMI Makassar Prof Baharuddin Semmaila melaporkan ramah tamah dilakukan setiap tahun untuk melepas alumni. “Yang akan diwisuda besok sebanyak 417 orang,” kata Prof Baharuddin Semmaila.
Dijelaskan, jumlah mahasiswa PPs UMI yang aktif hingga saat ini capai 2.682 orang. Terdiri dari jenjang Doktor (S3) 349 orang dan lebihnya Magister (S2).
“Sedangkan, jumlah alumni sejak berdiri hingga kini 14.082 orang,” jelasnya.
Sementara Rektor UMI Makassar Prof Basri Modding mengatakan sejak adanya pandemi awal 2020 lalu, baru kali ini UMI menggelar wisuda secara semi offline.
“Baru kita lakukan wisuda offline. Salah satu kemajuan karena covid berkurang. Semoga semester depan bisa kuliah tatap muka,” ucap Prof Basri Modding.
Mantan Direktur PPs UMI ini berpesan bahwa tanggung jawab alumni harus mengingat nama baik almamater. Dimana harus mempertanggungjawabkan apa yang didapatkan selama di UMI.
Kesuksesan UMI tergantung pada alumni saat ini. Kalau alumni tak memahami akan diminta pertanggungjawaban di kemudian hari.
“Ada 6 poin komitmen ke-UMI-an perlu dijalankan alumni. Pertama mengabdi, kedua bersyukur, ketiga jaga kebersamaan, keempat berikan pelayanan prima, kelima harus punya kualitas, keenam tingkatkan kesejahteraan,” jelas guru besar FIB UMI itu.
417 alumni yang dilepas itu masing-masing dari program Doktor yakni manajemen 20 orang, Hukum 16 orang dan Manajemen Pendidikan Islam 14 orang. Sedangkan untuk program Magister yakni manajemen 30 orang, hukum 105 orang, Pendidikan Islam 8 orang.
Lalu akuntansi 72 orang, Ekonomi 23 orang, Manajemen Pesisir dan Teknologi Kelautan 10 orang, Kimia 13 orang. Kemudian Agroteknologi 6 orang, Teknik Sipil 34 orang, Kesehatan Masyarakat 56 orang, dan Teknik Mesin 5 orang.