Logo Datakita.co

Diswab Usai Terjaring Langgar Prokes di Gowa, 5 Orang Positif

Fadli
Fadli

Sabtu, 06 Februari 2021 11:33

Diswab Usai Terjaring Langgar Prokes di Gowa, 5 Orang Positif

GOWA, DATAKITA.CO – Lima karyawan Rumah Makan Pak Tjomot di Jalan Sultan Hasanuddin Sungguminasa, Kabupaten Gowa, yang terjaring melanggar protokol kesehatan pada Rabu (3/2) lalu, ternyata terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini terbukti saat hasil swab pcr mereka keluar, Jumat (5/2) pagi.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Alamsyah mengatakan dari total sembilan orang yang melakukan swab pcr beberapa waktu lalu, lima diantaranya memiliki hasil positif atau terkonfirmasi Covid-19.

“Hasilnya telah keluar, dari sembilan orang yang kita swab ternyata ada lima orang yang positif sehingga total enam orang dari RM ini bersama dengan yang diantigen hari itu,” katanya saat dikonfirmasi.

dr Alam yang juga anggota Tim I operasi yustisi penegakan prokes ini mengaku, kelima terkonfirmasi ini akan melakukan isolasi mandiri mengingat mereka OTG (Orang Tanpa Gejala).

Kendati demikian, meskipun hanya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing, pihak Dinkes Kabupaten Gowa memastikan akan ada pengawasan dari pihak petugas setempat.

“Sesuai prosedur karena mereka OTG maka akan dilanjutkan dengan isolasi mandiri dan diberikan edukasi, nantinya akan ada petugas Puskesmas dari domisilinya yang akan melakukan pemantauan atau pengawasan, dan semua yang kontak erat kita lakukan tracing,” bebernya.

Terkait sterilisasi rumah makan, dr Alam mengaku pihaknya melakukan penyemprotan terlebih dahulu baru rumah makan tersebut bisa beroperasi kembali dengan catatan harus sesuai prosedur penerapan prokes.

“Kita lakukan penyemprotan dan kelima yang positif otomatis dirumahkan jadi tetap bisa buka kembali setelah dipastikan steril dan mematuhi prokes,” jelasnya.

Ia berharap, operasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa bersama jajaran TNI, Polri, Satpol PP, Kejaksaan Negeri Gowa dan organisasi lainnya membuat masyarakat maupun pelaku usaha bisa lebih taat lagi dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kita sudah memiliki Perda yang memiliki payung hukum jadi siapapun yang kedapatan maka ada sanksi yang bisa dikenakan, bahkan bagi pelaku usaha jika berkali-kali ditemukan bisa sampai pencabutan izin usaha,” kata dr Alam.

Operasi yustisi dalam rangka penegakan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan telah berlangsung sejak Rabu kemarin dan menjaring puluhan pelanggar. Hal itu dilakukan demi memutus mata rantai penularan Covid-19 di Indonesia khususnya di Kabupaten Gowa.

 Komentar

 Terbaru

Bupati Indah Akan Dilantik di Barisan Pertama
DAERAH24 Februari 2021 22:53
Bupati Indah Akan Dilantik di Barisan Pertama
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelantikan Kepala Daerah Terpilih hasil Pilkada Serentak 2020 akhirnya resmi dirilis Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi...
Kejari Lutra Bongkar Dugaan Korupsi Padat Karya, Tiga Tersangka Ditahan
BERITA24 Februari 2021 21:49
Kejari Lutra Bongkar Dugaan Korupsi Padat Karya, Tiga Tersangka Ditahan
MASSAMBA, DATAKITA.CO – Tim penyidik Kejaksaan Negeri Luwu Utara di Masamba, membongkar dugaan korupsi dana bantuan padat karya produktif infras...
Kabareskrim: Penyidik Langgar Pedoman Kapolri soal UU ITE akan Dihukum
BERITA24 Februari 2021 21:25
Kabareskrim: Penyidik Langgar Pedoman Kapolri soal UU ITE akan Dihukum
JAKARTA, DATAKITA.CO – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berpesan kepada Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto agar penegakan hukum terkait ...
Lutra Dapat 1.517 Dosis Vaksin Tahap Kedua, Ini Sebarannya di Tiap Instansi
DAERAH24 Februari 2021 19:57
Lutra Dapat 1.517 Dosis Vaksin Tahap Kedua, Ini Sebarannya di Tiap Instansi
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan secara resmi mengeluarkan daftar alokasi distribusi vaksin Covid-19...