Diresmikan, Isolasi Apung di KM Umsini Siap Tampung 785 Pasien Covid

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota Makassar resmi menggunakan Kapal Motor Umsini sebagai lokasi isolasi apung terpadu skala kota di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/8/2021). Program ini bekerjasama dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni).

Peresmian tersebut ditandai penandatanganan kerja sama antara Kementerian Perhubungan, Pemerintah Kota Makassar, beserta Pelni di atas KM Umsini.

Penandatanganan dilakukan oleh Walikota Makassar Danny Pomanto, disaksikan perwakilan dari PT Pelni (Persero) Direktur Usaha Angkutan Penumpang O.M. Sodikin serta perwakilan dari Kementerian Perhubungan ,yaitu Kepala Syahbandar Utama Pelabuhan Makassar Ahmad Wahid.

Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni O.M. Sodikin mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan atas dukungannya sehingga KM Umsini dapat dipergunakan untuk mendukung program Makassar Recover yang dicanangkan Pemkot Makassar.

“Hal ini merupakan bentuk perwujudan kolaborasi Pelni sebagai BUMN bersama dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam memerangi Covid-19 di Indonesia,” katanya.

Menurutnya, KM Umsini siap menjadi tempat isolasi apung bagi 785 pasien Covid-19 OTG dan gejala ringan.

Tiap-tiap bed antar pasien isolasi mandiri telah diberikan sekat (recovery capsule) dan terbagi atas empat deck dengan pemisahan berdasarkan jenis kelamin.

Sementara, untuk tenaga medis telah dipersiapkan sebanyak 64 tempat tidur dengan lokasi yang terpisah dari deck pasien isolasi mandiri.

Jumlah tersebut sesuai dengan kebijakan 50 persen dari kapasitas kapal sehingga protokol kesehatan di atas kapal tetap terlaksana.

Beberapa fasilitas penunjang di kapal juga telah dipersiapkan guna mendukung pelaksanaan isolasi mandiri, seperti penyediaan kamera pengawas (CCTV) pada 31 titik di atas KM Umsini, poliklinik, jogging track.

“Deck atas sebagai ruang terbuka di atas kapal juga dapat dimanfaatkan oleh pasien isolasi mandiri sebagai lokasi untuk berolahraga maupun berjemur. Kami berharap dengan fasilitas yang disediakan dapat mendukung percepatan proses penyembuhan pasien yang melakukan isolasi di atas kapal Pelni,” jelasnya.

Berita Terkait
Baca Juga