Dinkes Sulsel Catat 9 Kasus Suspect Gagal Ginjal Akut
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel mencatat sejumlah kasus suspect gagal ginjal akut pada anak atau Acute Kidney Injury (AKI).
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Sulsel Ardadi menyebutkan dari 13 kasus laporan suspect ada empat kasus yang dikeluarkan dari data tersebut.
Pasalnya, dari keempat laporan tersebut terdapat tiga laporan yang tidak terindikasi gagal ginjal akut. Adapun ketiga laporan tersebut dua pasien berasal dari Luwu Timur dan satu pasien dari Parepare.
“Update terakhir yang kami punya, dari 13 kasus yang terlaporkan sebelumnya, itu tiga sudah dikeluarkan dari laporan karena tidak terindikasi gagal ginjal,” ungkap Ardadi, Selasa (8/11).
Sedangkan, sambung dia, laporan lainnya dikeluarkan dari sistem karena memiliki domisili di luar Sulsel yakni dari Kalimantan Utara.
“Lalu satu pasien itu kebetulan domisilinya Kaltara, jadi yang ada laporannya sekarang di Sis online tersisa sembilan,” ujarnya.
Ardadi menjelaskan dari sembilan laporan tersebut belum ada yang ditetapkan sebagai gagal ginjal akut atipikal progresif.
“Ini yang sembilan kasus ini belum ada vonis atau keputusan bahwa mereka gagal ginjal akut atipikal progresif misterius yang banyak diperbincangkan,” jelasnya.
Lanjut, Ardadi menuturkan dari sembilan laporan tersebut merupakan 6 diantaranya terkonfirmasi terjadi di bulan Agustus dan dua kasus lainnya di Oktober.
Berdasarkan usia pasien yang terkonfirmasi gagal ginjal akut yakni 8 bulan sampai 12 tahun.
“Iya dari sejak Juli-Agustus di sistem itu ada 13 laporan, tiga laporan dikeluarkan, dua Luwu Timur, satu Parepare karena tidak terindikasi gagal ginjal akut. Rata-rata ini ada pengorbit atau penyerta sebelumnya,” ujarnya.