Logo Datakita.co

Diluncurkan 5 Maret, Makassar Recover Sudah Habiskan Rp50 Miliar

Fadli
Fadli

Sabtu, 08 Mei 2021 15:30

Walikota Makassar Muh. Ramdhan “Danny” Pomanto dan Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi saat peluncuran program Makassar Recover. (int)
Walikota Makassar Muh. Ramdhan “Danny” Pomanto dan Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi saat peluncuran program Makassar Recover. (int)

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Program Makassar Recover merupakan salah konsep untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 di Makassar. Ini menjadi program andalan Walikota Makassar Muh. Ramdhan “Danny” Pomanto dan Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi.

Program ini diluncurkan secara live di televisi nasional maupun secara virtual, yang dipusatkan di kediaman pribadi Danny Pomanto, Jalan Amirullah No 18, pada Jumat (5/3/2021).

Pada tahap awal hingga 3 Mei 2021, program Makassar Recover telah menyerap anggaran kurang lebih Rp50 miliar.

“Program ini berjalan sejak 17 Maret hingga 3 Mei 2021. Anggaran yang digunakan pada tahap awal sudah kurang lebih Rp50 miliar yang tersalurkan untuk semua aspek berhubungan dengan program Makassar Recover,” jelas Jubir Makassar Recover, Indira Mulyasari, di Rumah Makan Wong Solo, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Jumat (7/5/2021).

Menurut Indira, jumlah yang tersalurkan itu meliputi supporting penganggaran untuk oprasional tenaga kesehatan, termasuk sekarang ada Satgas Raika.

Anggaran yang dibelanjakan ini juga untuk kebutuhan keperluan awal, mulai vaksinasi, perekrutan detektor, fasilitas alat kedokteran, peralatan komputer, termasuk pengadaan kontainer labolatorium yang dipasang pada tiap kelurahan.

Sebelumnya, Pemkot membentuk Satgas Pengurai Kerumunan (Raika), yang terdiri dari 1.000 personel yang diserbar di 15 kecamatan.

Satgas ini juga sudah mulai melaksanakan tugasnya dengan melakukan sidak tiap malam untuk mengurai kerumunan guna mencegah penyebaran COVID-19.

“Satgas Raika ini terdiri dari petugas Satpol PP, Binmas, dan TNI-Polri. Dan semua saling men-support dalam mencegah penularan COVID-19,” katanya.

Indira menjelaskan, program multiinonasi ini punya tiga sub bagian, yakni imunitas kesehatan, adaptasi sosial, hingga pemulihan ekonomi.

Hasil dari program Makassar Recover ini, hingga saat ini Makassar sudah mengalami penurunan angka kasus COVID-19.

“Sekarang kasus COVID-19 di Makassar sudah menurun. Hal ini berkat kekompakan dan kerja sama semua pihak yang terlibat dalam program Makassar Recover. Mereka betul-betul fokus dalam menjalankan program ini,” tambahnya.

Untuk menyukseskan program Makassar Recover, Pemkot Makassar menyiapkan anggaran kurang lebih Rp380 miliar dari Biaya Tidak Terduga (BTT).

Selain anggaran dari BTT, ada juga bantuan yang telah diterima dari perusahaan swasta, NGO, dan komunitas.

Seperti dari Yayasan Buddha Tzu Chi Makassar yang membantu obat tradisional 4.000 pak beserta masker medis, disusul 11.200 perlengkapan APD dari Gojek, dan 1.000 lembar masker dari Pertamina.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR05 Juni 2026 08:52
Pemprov Sulsel Hapus Denda Pajak Kendaraan 100 Persen, Beri Diskon Pokok Pajak hingga 50 Persen
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kabar gembira bagi para pemilik kendaraan bermotor. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan keringanan bagi masy...
MAKASSAR04 Juni 2026 23:48
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali...
MAKASSAR04 Juni 2026 22:41
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Da...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...