Logo Datakita.co

Di Bara-barayya Utara, Cicu Siap Kawal Aspirasi Pengelolaan Limbah Industri

Aditya
Aditya

Jumat, 10 Desember 2021 20:23

Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi serap aspirasi warga Bara-baraya, Jumat (10/12/2021).
Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi serap aspirasi warga Bara-baraya, Jumat (10/12/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Rachmatika Dewi melanjutkan reses masa sidang I tahun 2021/2022, di Kelurahan Bara-barayya Utara, Kecamatan Makassar, Jumat (10/12/2021).

Adapun aspirasi yang disampaikan oleh warga, salah satunya pengelolaan limbah industri. Hal itu pun menjadi keresahan tersendiri oleh mereka.

Disampaikan Cicu — sapaan akrab Andi Rachmatika Dewi, limbah industri tak ditampik menjadi salah satu persoalan di Makassar. Dan menjadi salah satu aspirasi yang banyak terimanya.

Ia memandang sejauh ini industri hadir untuk membantu masyakarat dalam hal mencari kerja. Namun seiring dengan itu persoalan limbahnya perlu juga diperhatikan sebab bisa mencemarkan lingkungan.

“Banyak industri yang mahir memiliki banyak orang butuh lapangan kerja yang besar tapi dibutuhkan pengelolaan limbah yang baik, ini yang akan menjadi masukan,” ujar Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini.

Ketua Nasdem Kota Makassar ini juga menyebut bahwa meski bukan berada di bawah kewenangan Pemprov. Ia memastikan masukan dari warga tersebut akan dikawalnya.

Menurutnya, Pemkot sebagai pengambil kebijakan mesti memperhatikan betul kondisi industri yang ada di Makassar. Termasuk dampak dari pengelolaan limbah yang kurang bagus.

“Memang sudah ada harus ada sistem dari pemerintah yang bai. Kalau tidak kita relokasi tapi itu agak sulit karena mana mungkin pengusaha mau dipindahkan lokasinya. Jadi ini perlu dipikirkan,” ujarnya.

Reses Cicu tersebut turut menghadirkan Lurah Bara-barayya Utara, Siti Khadijah. Menanggapi persoalan tersebut, ia mengaku masih terus mencari solusi terbaik terhadap pengelolaan limbah industri.

“Kami sudah imbau kepada pengusaha untuk tidak langsung membuang. Jadi saya bilang ditampung dulu buat septik tank jika memang ada,” ucapnya.

“Jadi ini salah satu masalah kami di Bara-barayya Utara. Kami hanya terus melakukan imbauan kepada para pengusaha. Atau setidaknya limbahnya itu bisa dikelola dulu,” tukasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

BERITA19 April 2026 16:31
Hadapi Ancaman El Nino, PUPR Sulbar Andalkan Galian Sedimen untuk Jaga Debit Irigasi
MAMUJU, DATAKITA.CO – Ancaman kemarau panjang yang dipicu fenomena iklim global mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provins...
MAKASSAR19 April 2026 15:58
Embarkasi Makassar Berangkatkan 43 Kloter, Kloter I Terbang ke Madinah 22 April
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menetapkan jadwal lengkap penyelenggaraan haji 2026. Jemaah calon haji (JCH)...
MAKASSAR19 April 2026 08:10
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI, bersama pemerintah Provinsi...
OLAHRAGA18 April 2026 23:35
Dikalahkan Borneo FC, PSM Tetap di Peringkat 13 Klasemen Super League
PAREPARE, DATAKITA.CO – PSM Makassar harus tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Super League 2025/2026, setelah dikalahkan Borneo FC. ...