Logo Datakita.co

Dapat Surat Tugas dari Hanura, Appi Optimistis Bisa Cukupi Jumlah Kursi Maju Pilwalkot Makassar

Fadli
Fadli

Sabtu, 08 Juni 2024 16:56

Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin.
Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin.

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sembilan bakal calon walikota Makassar saat ini masih berburu rekomendasi tambahan setelah mendapatkan surat tugas dari Partai Hanura untuk mencukupkan jumlah partai koalisi sebagai syarat maju dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwalkot) Makassar.

Hanura saat ini memiliki dua kursi di DPRD Makassar, sementara syarat minimal untuk maju dalam Pilkada adalah sepuluh kursi. Artinya, kandidat perlu mencari delapan kursi tambahan dari partai lain.

Salah satu yang mendapat tugas dari Hanura adalah bakal calon walikota Makassar, Munafri Arifuddin.

Munafri menyatakan bahwa surat tugas ini adalah tahap berikutnya dalam proses pencalonan. Sebagai kandidat yang menerima tugas ini, ia berkomitmen untuk memenuhi persyaratan koalisi.

“Jika Golkar memiliki enam kursi ditambah Hanura dua, maka sudah ada delapan kursi. Insya Allah, kami bisa mencukupi jumlah kursi pada tanggal 3 Juli. Kami akan kejar itu,” kata Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin.

Mengenai calon wakil, Appi mengatakan akan melihat hasil survei terlebih dahulu. Menurutnya, calon pendamping harus memiliki elektabilitas yang baik agar tidak menjadi beban dalam proses pemenangan.

“Kita harus melalui mekanisme survei. Pendamping harus memberikan kontribusi elektoral. Ibaratnya kalau kita menggendong, akan lebih mudah jika kita berjalan bersama. Pertama, kita akan ringan, dan kedua kita akan lebih cepat sampai ke tujuan,” ujarnya.

Ketua DPD II Golkar Makassar ini menilai bahwa kandidat walikota dan wakil walikota harus memiliki elektabilitas yang memadai.

“Kecuali jika elektabilitas kita sudah sangat bagus, tidak masalah. Tapi kita lihat hasil surveinya seperti apa,” jelasnya.

Mengenai munculnya nama Indira Yusuf Ismail sebagai calon pendamping, Appi menilai hal itu menarik, tetapi ia juga membuka ruang bagi kandidat lain yang bisa menjadi pendampingnya.

“Ibu Indira sangat menarik. Kita lihat beberapa nama yang muncul di survei karena ini bukan hanya sekali survei. Semakin dekat dengan pemilihan, responden semakin banyak sehingga kita bisa memetakan lebih detail. Waktu tidak panjang, jadi kita survei semua yang muncul dan termasuk yang tidak muncul tapi bagus,” tambahnya.

Seperti diketahui, ada sembilan bakal calon walikota Makassar yang mendapatkan rekomendasi tersebut. Selain Munafri Arifuddin, ada nama Ahmad Susanto, Adi Rasyid Ali, Irwan Adnan, Amri Arsyid, Indira Yusuf Ismail, Abdul Rahman Bando, Najmuddin, dan Rahman Pina.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR05 Juni 2026 08:52
Pemprov Sulsel Hapus Denda Pajak Kendaraan 100 Persen, Beri Diskon Pokok Pajak hingga 50 Persen
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kabar gembira bagi para pemilik kendaraan bermotor. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan keringanan bagi masy...
MAKASSAR04 Juni 2026 23:48
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali...
MAKASSAR04 Juni 2026 22:41
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Da...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...