Logo Datakita.co

Danny Beberkan Tiga Tujuan Program Isolasi Apung

Fadli
Fadli

Jumat, 20 Agustus 2021 00:06

Walikota Makassar Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto.
Walikota Makassar Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto.

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Isolasi apung terpadu yang diinisiasi Walikota Makassar Moh. Ramdhan Danny Pomanto telah menjadi trending topik nasional bahkan dunia, karena dinilai sukses menekan angka Covid 19 di Makassar, sehingga banyak daerah lainnya ingin menerapkan hal serupa di daerahnya.

“Melihat kesuksesan Pemerintah Kota Makassar menggunakan kapal Pelni sebagai tempat isolasi apung, banyak sekali kabupaten kota ingin menjadikan isolasi apung terpadu sebagai wadah mengurangi angka Covid 19,” ucap Direktorat Jenderal Perhubungan Laut RI R. Agus H. Purnomo saat membuka kegiatan media relation secara Virtual.

Dalam kesempatan ini, Walikota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto diberi kesempatan untuk membeberkan langkah langkah strateginya dalam menjalankan program Isolasi apung terpadu secara virtual, Kamis (19/8/2021)

“Saat itu kami menghitung ada 2.000 orang yang OTG isoman di rumah sendiri, tetapi ada beberapa rumah yang tidak layak untuk dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri, maka dari itu saya berpikir bagaimana cara untuk mendapatkan daya tampung bagi 1.000 orang. Dari situlah saya terpikirkan untuk di laut, dan setelah itu saya langsung diskusi dengan tim untuk melaksanakan isolasi apung. Dengan pemandangan yang begitu indah di Pantai Losari, karena laut sangat baik untuk proses penyembuhan dengan 200 meter dari daratan Kota Makassar,” beber Danny.

Menurut Danny ada tiga tujuan yang ingin dicapai Pemerintah Kota dalam Program Isolasi Apung terpadu ini.

“Ada tiga tujuan yang ingin kita capai melalui program isolasi apung, yaitu Recover, Training, dan Recreation. Kami punya tim detektor berjumlah 15. 0000 orang yang bekerja secara door to door turun ke rumah warga mulai dari tingkat RT melakukan tracing, dan semua aktifitas tracing oleh tim detektor dikontrol melalui War Room yang terletak di lantai 10 Menara Kantor Balaikota,” terang Danny.

Kata Danny, saat ini pandemi Covid-19 di Makassar terus mengalami penurunan. Biasanya 700 an per hari, sekarang sisa di bawah 200 per hari.

“Fakta membuktikan setelah KM Umsini beroperasi dan PPKM level 4 diberlakukan kasus Covid-19 juga terus mengalami penurunan,” kata Danny.

Danny juga memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah memberi dukungan dan bantuan terhadap program isolasi apung.

Berkat adanya isolasi apung ini banyak bantuan dari warga kota Makassar sangat banyak seperti bantuan tabung oksigen, APD dan masih banyak kebutuhan lainnya. Ini adalah bentuk simbol kolektif masyarakat Kota Makassar dalam penanganan perlawanan Covid-19.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR18 September 2021 15:18
Jika Lancar, Program Vaksinasi 100 RT/Hari Selesai Dalam 50 Hari
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Walikota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengeluarkan program vaksinasi 100 RT per hari. Program ini sebagai upaya ...
MAKASSAR18 September 2021 13:56
Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Wajo, Pemprov Kirim Bantuan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan rasa prihatin atas rusaknya rumah w...
POLITIK18 September 2021 13:17
Sosialisasikan hingga Dua Kali, Yunus Hj: Pendidikan Itu Penting
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Muh Yunus Hj menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 1 tahun 2019 tentang Penye...
MAKASSAR17 September 2021 22:56
PMI Sulsel Siapkan 50 Kantong Plasma Konvalesen Gratis untuk Pasien Covid
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan, memastikan ketersediaan plasma konvalesen di markas PMI Sulsel, di Jalan ...