Cicu Terima Keluhan Warga Tallo Proses PPDB 2024 Masih Rumit dan Memberatkan

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA hingga kini masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat, utamanya bagi orang tua di Kota Makassar.

Mereka menilai kebijakan pemerintah dalam penentuan syarat tersebut sangatlah merugikan siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah atas.

Apalagi, sekolah SMA di kota Makassar terbilang minim. Tidak semua Kecamatan di Kota Makassar tidak memiliki SMA, sehingga masyarakat harus terkendala di jalur zonasi atau jarak.

Keluhan tersebut terkuak saat Anggota DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi menggelar kegiatan Pengawasan APBD Sulsel, di Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Rabu (31/7/2024).

Cicu sapaan akrab Andi Rachmatika Dewi mengatakan sistem penerimaan siswa saat ini memang sulit, karena aturannya langsung dari pemerintah pusat yang terintegrasi kepada Kementerian pendidikan dan kebudayaan.

Sebab, jika mengikuti sistem jalur zonasi atau sekolah dengan wilayah terdekat justru menimbulkan kekhawatiran akan mengebiri keinginan masyarakat pada sekolah yang diinginkan.

“Adapun mungkin yang akhirnya bisa diterima itu biasanya melalui jalur prestasi, jalur afirmasi, ataupun memang dibutuhkan ruang kelas baru. Karena biasanya ada sekolah yang menampung banyak siswa baru tapi ruang kelas tidak cukup,” ungkap Cicu.

Dengan sulitnya penerimaan siswa baru saat ini, menurut Ketua Komisi D DPRD Sulsel, karena memang tidak mampunya sekolah menampung seluruh peserta didik setiap tahun ajaran baru.

“Kita berharap kedepannya yang memang mau melanjutkan sekolah bisa di swasta. Tetapi harusnya pemerintah juga menyiapkan bantuan subsidi kepada sekolah swasta sehingga anak-anak juga bisa mendaftar di swasta,” harapnya. (*)

Berita Terkait
Baca Juga