Logo Datakita.co



Cicu Gandeng Pemerintah Kecamatan Lestarikan Peninggalan Sejarah di Tallo

Aditya
Aditya

Minggu, 19 September 2021 20:35

Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi sosialisasikan Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan Tak Benda, di Kecamatan Tallo, Minggu (19/9/2021).
Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi sosialisasikan Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan Tak Benda, di Kecamatan Tallo, Minggu (19/9/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi atau biasa disapa Cicu kembali bertemu dengan konstituen. Agendanya, penyebarluasan Perda nomor 3 tahun 2020 tentang pelestarian dan pemajuan kebudayaan tak benda, Minggu (19/9/2021).

Pada kesempatan ini, Cicu menggandeng pemerintah kecamatan Tallo untuk mengedukasi sekaligus mengajak masyarakat lestarikan peninggalan sejarah yang ada di tanah Tallo.

“Ternyata disini (Tallo,red) banyak peninggalan sejarah. Nah, ini sesuai Perda yang kita sebarluaskan. Makanya kita imbau warga untuk lestarikan itu,” jelas Cicu.

Kata dia, perda tentang pelestarian dan pemajuan kebudayaan tak benda masih baru sehingga perlu sosialisasi dengan baik agar masyarakat tahu mana yang dimaksud kebudayaan tak benda itu. Salah satunya, menggandeng pemerintah kecamatan yang ada.

“Saya kira tidak hanya pemerintah, warga juga punya peran untuk membantu menyebarluaskan perda ini,” ungkapnya.

Dijelaskan Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini, asas dibuatkan Perda tentang pelestarian dan pemajuan kebudayaan tak benda. Diantaranya, asas toleransi, keberagaman, kelokalan, lintas wilayah dan keberlanjutan serta gotong royong.

“Pelestarian dan pemajuan kebudayaan tak benda di daerah di maksudkan memperluas khasanah pengetahuan, memperkokoh jati diri individu dan masyarakat dalam mendukung kelancaran untuk mencapai peningkatan kualitas ketahanan nasional,” paparnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Ivan Paembonan menyampaikan, perda ini sebagai bentuk perhatian pemerintah mengenai jejak sejarah yang dimiliki Sulsel. Sebab, hal ini penting untuk dilestarikan agar generasi tak lupa dengan budaya yang ada.

“Banyak peninggalan sejarah kita yang tercatat. Misalnya perahu phinisi, yang penting disini itu sebenarnya teknik pembuatannya. Karena kalau kapal semua daerah bisa buat,” papar Ivan. (*)

 Komentar

 Terbaru

BERITA11 Agustus 2022 18:39
Lantik Putri Dakka Jadi Ketua NasDem Luwu Utara, Rusdi Masse: Perempuan Tangguh yang Punya Keihlasan
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Putri Dakka resmi memimpin DPD Partai NasDem Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Pengusaha cantik asal Luwu Raya itu dilanti...
OLAHRAGA11 Agustus 2022 15:58
PSM Makassar Masuk Final AFC Cup 2022, Gubernur: Masyarakat Sulsel Bangga
MAKASSAR, DATAKITA.CO – PSM Makassar memberikan kado indah kepada Indonesia khususnya Sulsel menjelang 77 Tahun Kemerdekaan RI. PSM berhasil mas...
DAERAH10 Agustus 2022 18:58
Bupati Bantaeng Perkenalkan Produk Lokal Cokelat Sehat “Chocotua”
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Bupati Kabupaten Bantaeng, Ilham Syah Azikin memperkenalkan produk premium Industri Kecil Menengah (IKM) Chocotua dihapa...
BERITA10 Agustus 2022 17:05
Mendagri Puji Walikota Makassar Atas Keberhasilan Kendalikan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
PADANG, DATAKITA.CO – Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menyebut nama Walikota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berkali-kali saat ...