Logo Datakita.co



Cicu Ajak Warga Lestarikan dan Pemajuan Kebudayaan Tak Benda di Sulsel

Aditya
Aditya

Sabtu, 18 September 2021 21:40

Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi sosialisasikan Perda Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan tak Benda, di Gedung Muhammadiyah, Jl Gunung Lompo Battang Makassar, Sabtu (18/9/2021).
Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi sosialisasikan Perda Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan tak Benda, di Gedung Muhammadiyah, Jl Gunung Lompo Battang Makassar, Sabtu (18/9/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kebudayaan tak benda di Sulsel merupakan bagian dari kekayaan budaya bangsa. Tak hanya itu, juga sebagai pemikiran dan perilaku kehidupan manusia sebagai pengembangan sejarah.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi atau biasa disapa Cicu saat menggelar penyebarluasan Perda nomor 3 tahun 2020 tentang Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan tak Benda.

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Muhammadiah Jalan Gunung Latimojong, Sabtu (18/9/2021). Narasumber yang dihadirkan yakni Ivan Paembonan.

Pada kesempatan ini, Cicu mengajak warga Kelurahan Pisang Selatan Kecamatan Ujung Pandang melestarikan dan pemajuan kebudayaan di Sulsel. Sebab, dengan menjaga bisa dirasakan oleh generasi berikutnya.

“Lewat kegiatan ini saya mengajak peserta untuk melestarikan kebudayaan. Termasuk meminta mereka menyebarluaskan ke lingkungannya,” ucap Cicu.

Dijelaskan Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini, asas dibuatkan Perda tentang pelestarian dan pemajuan kebudayaan tak benda. Diantaranya, asas toleransi, keberagaman, kelokalan, lintas wilayah dan keberlanjutan serta gotong royong.

“Pelestarian dan pemajuan kebudayaan tak benda di daerah di maksudkan memperluas khasanah pengetahuan, memperkokoh jati diri individu dan masyarakat dalam mendukung kelancaran untuk mencapai peningkatan kualitas ketahanan nasional,” paparnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Ivan Paembonan menjelaskan, perda ini masih tergolong baru lantaran disahkan tahun lalu. Sehingga, perlu peran serta masyarakat dan pemerintah untuk menyebarluaskan regulasi ini.

“Saya kira perda ini memang masih perlu di masifkan dalam hal sosialisasi tujuannya masyarakat paham. Karena ini perda baru,” ucap Ivan.

Apalagi, sambung dia, banyak warga khususnya di Makassar belum mengetahui produk hukum mana yang telah diterbitkan DPRD Sulsel. Olehnya itu, sosialisasi dengan masif menjadi upaya jangka pendek anggota DPRD menyebarluaskan Perda miliknya.

“Kita harap juga peserta ikut membantu menyebarluaskan Perda tentang pelestarian dan pemajuan kebudayaan tak benda khususnya di Kelurahan Pisang Selatan,” jelasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

DAERAH19 Agustus 2022 18:00
Didampingi Abdul Hayat, Mahfud MD Resmikan MPP Empat Daerah di Sulsel
MAROS, DATAKITA.CO – Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat Gani, mendampingi Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pendayagu...
MAKASSAR18 Agustus 2022 23:15
Pemprov Sulsel – Korlantas Polri Komitmen Optimalkan PAD dari Pajak Kendaraan Bermotor
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan kerja Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri ...
BERITA18 Agustus 2022 21:03
Abdul Wahab Tahir Harap Orangtua Dukung Potensi Pemuda Dikembangkan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2019 tentang ...
DAERAH18 Agustus 2022 13:35
Pemkab Jeneponto Berikan Apresiasi Program Dakwah Dompet Dhuafa Sulsel
JENEPONTO, DATAKITA.CO – Kabupaten Jeneponto merupakan wilayah dengan santri terbanyak ke-2 untuk program Forum Halaqah Quran (FHQ) Dompet Dhuafa. L...