Logo Datakita.co

Cari Ikan di Sungai Jeneberang, Warga Gowa Tewas Tenggelam

Fadli
Fadli

Minggu, 14 November 2021 22:56

Ilustrasi: int
Ilustrasi: int

GOWA, DATAKITA.CO — Seorang warga ditemukan tewas setelah tenggelam di Sungai Jeneberang, di Lingkungan Bontosunggu, Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe, Gowa, Minggu (14/11/2021), sekira pukul 15.00 WITA.

Korban diketahui bernama Muhammad Tahir (40) warga Desa Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.

Kapolsek Parangloe Iptu Mudatsir mengatakan, kejadian itu bermula saat korban dan rekannya mencari ikan di sekitar TKP dengan menggunakan jaring ikan atau jala.

Merasa ikan banyak di bagian tengah sungai, korban pun mengajak Irfan untuk menyeberang sungai. Irfan lalu mengikuti korban dari belakang dengan cara berenang.

”Sesuai keterangan saksi Irfan saat di pertengahan sungai tiba-tiba korban tenggelam dan sempat melambaikan tangan dengan isyarat meminta tolong. Tak lama korban pun tidak muncul lagi ke permukaan air diduga sudah kelelahan,” katanya.

“Irfan saat itu berupaya menolong namun juga merasa kelelahan akibat derasnya arus sungai, akhirnya Irfan kembali ke daratan meminta tolong dengan cara berteriak,” jelas Kapolsek Parangloe.

Selanjutnya, rekan korban lainnya ikut berteriak, lalu dua saksi lainnya yang berada di sekitar TKP juga menyambung teriakan dua rekan korban dengan teriakannya untuk meminta warga warga lainnya.

Warga yang mengetahui ada korban tenggelam, kemudian menghubungi pihak kepolisian.

Personel Polsek Parangloe yang dipimpin Kapolsek Iptu Mudatsir langsung ke TKP.

Pencarian korban mulai dilakukan dan akhirnya pukul 15.00 WITA korban berhasil ditemukan di dasar sungai dan sudah tidak bernyawa lagi.

“Korban langsung dievakuasi ke atas perahu kecil milik warga dan dibawa ke daratan lalu dinaikkan ke mobil ambulance menuju Puskesmas Parangloe,” kata Iptu Mudatsir.

Dijelaskannya, setelah visum dari Puskesmas Parangloe, jazad korban pun lalu dibawa ke rumah duka di Desa Pallantikang, Kecamatan Pattallassang.

Sampai di rumah duka, jazad korban langsung disemayamkan untuk proses pemakaman setelah pihak keluarga menolak dilakukan outopsi.

Menurut Kapolsek, pihaknya sudah membuatkan berita acara penolakan outopsi yang ditandatangani pihak keluarga dan diketahui Kepala Desa Pallantikang Usman Lira.

 Komentar

 Terbaru

OLAHRAGA05 Desember 2021 23:43
Laga Perdana di Piala AFF, Timnas Indonesia Target Harus Menang Lawan Kamboja
JAKARTA, DATAKITA.CO – Timnas Indonesia akan melakoni laga perdana di Piala AFF Suzuki 2020 melawan Kamboja. Laga kedua tim akan berlangsung di ...
BERITA05 Desember 2021 22:22
Dinkes Makassar: Obat Bagi Penderita TB Gratis sampai Sembuh
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Penderita penyakit Tuberkulosis (TB) di Kota Makassar yang berhasil didata masih tergolong tinggi. Karena itu, masyarakat ya...
MAKASSAR05 Desember 2021 18:05
Siaga Bencana, PMI Makassar Siagakan Relawan dan Peralatan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengeluarkan perintah siaga bencana guna mengantisipasi kemung...
MAKASSAR05 Desember 2021 17:50
Olahraga Rekreasi Digelar di Karebosi, Danny Jajal Ketapel
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Olahraga rekreasi digelar di Lapangan Karebosi, Makassar. Ada sejumlah olahraga mulai dari panah, katapel, senam, bola, ...