Logo Datakita.co

Butuh Hewan Kurban? Yuk, Beli Secara Online Lewat ‘La Sapi’

Fadli
Fadli

Jumat, 25 Juni 2021 10:05

Ilustrasi: Menghadapi Hari Raya Idul Adha, Disnak Keswan Sinjai menyiapkan sekitar 9 ribu ekor sapi untuk kebutuhan kurban. (int)
Ilustrasi: Menghadapi Hari Raya Idul Adha, Disnak Keswan Sinjai menyiapkan sekitar 9 ribu ekor sapi untuk kebutuhan kurban. (int)

SINJAI, DATAKITA.CO – Membeli hewan kurban secara daring alias online tampaknya bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin berkurban di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal inilah yang sekarang dikembangkan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai melalui program LA SAPI (Layanan Seluler Peternakan Terintegrasi).

Aplikasi LA SAPI yang sebelumnya menggunakan SMS broadcast kini telah dikembangkan dengan berbasis android yang aplikasinya sudah bisa didownload melalui play store.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai H. Burhanuddin saat ditemui, Kamis (24/6/2021) mengatakan, bahwa aplikasi ini memudahkan bagi para pengusaha maupun pembeli sapi dalam bertransaksi tanpa tatap muka.

“Ini merupakan cara yang tepat, murah dan mudah untuk meminimalisir potensi atau risiko infeksi Covid-19 akibat mobilitas manusia dalam proses jual beli hewan kurban saat ini,” katanya.

Aplikasi ini peternak bisa memanfaatkannya dimana sapi ataupun hewan lainnya yang mau dijual mencantumkan berat, harga, gambar, nama dan nomor HP pemilik hewan, sehingga pembeli dengan mudah bisa mengetahui kondisi hewan yang akan dibelinya.

Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Disnak Keswan Sinjai drh. Mappamancu menambahkan, bahwa ratusan ternak sapi disiapkan dalam aplikasi yang proses penentuan harga berdasarkan berat hidup.

Menjelang hari raya kurban, aplikasi La Sapi menawarkan penjualan secara online dengan pengantaran khusus ke tujuan di Kota Makassar secara gratis.

“Jika ada pembeli di Makassar maka akan diantar langsung oleh rekanan La Sapi ke alamat yang diminta oleh pembeli. Sebelum diantarkan, berat sapi akan ditimbang, kemudian didokumentasikan oleh tim pengantar. Hasil dokumentasi menjadi bukti bahwa berat sapi yang diantarkan sesuai dengan yang dipesan oleh pembeli,” tuturnya.

Mappamancu mengajak bagi masyarakat yang ingin menggunakan aplikasi tersebut bisa diunduh melalui aplikasi play store dan menyiapkan email sebagai prasyarat wajib login di aplikasi khususnya ketika akan melakukan transaksi.

Sementara itu, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) memberi apresiasi pengembangan aplikasi La Sapi tersebut. Menurutnya, aplikasi ini merupakan terobosan yang sangat baik, sebagai wujud komitmen Pemkab guna mempermudah kebutuhan kepada masyarakat.

Dengan diterapkannya teknologi melalui aplikasi ini dapat memberikan efisiensi waktu dan biaya serta tenaga sebab di era sekarang ini kata ASA, segala kebutuhan manusia memiliki ketergantungan terhadap teknologi informasi.

“Menjelang hari raya Idul Adha masyarakat kita yang butuh hewan kurban bisa memanfaatkan aplikasi ini hanya dengan melalui android. Segala informasi sapi kurban ada didalamnya, khusus pembeli dari Makassar, jika sudah deal bisa diantarkan langsung ke alamatnya tanpa biaya tambahan,” ucapnya.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR05 Juni 2026 08:52
Pemprov Sulsel Hapus Denda Pajak Kendaraan 100 Persen, Beri Diskon Pokok Pajak hingga 50 Persen
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kabar gembira bagi para pemilik kendaraan bermotor. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan keringanan bagi masy...
MAKASSAR04 Juni 2026 23:48
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali...
MAKASSAR04 Juni 2026 22:41
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Da...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...