MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi, meluncurkan layanan Teman Bus melalui Program By The Service pada Trans Mamminasata, di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Sabtu (13/11/2021).

Pengoperasian transportasi massal dengan skema By The Service ini, diyakini Plt Gubernur akan berjalan dengan baik atas keterlibatan kementerian dan sejumlah pihak yang profesional di bidangnya.
“Ini kan ada trial tiga bulan secara gratis. Saya yakin sekali ini dikelola secara profesional. Keyakinan saya karena ada campur tangan dari orang-orang yang melaksanakan. Itu keyakinan kita,” katanya.
Baca Juga :
Pernyataan tersebut disampaikan menjawab adanya kekuatiran masyarakat proyek ini tidak berjalan maksimal atau akan mangkrak seperti pelaksanaan pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) beberapa tahun lalu sebelum dirinya menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulsel.
Dengan demikian, Andi Sudirman mengungkapkan, pengoperasian transportasi massal BRT lalu menjadi pengalaman agar untuk operasional Bus Trans Mamminasata akan dikelola dengan lebih baik.
“Kita harus belajar dari pengalaman yang lama, melihat BRT dan segala kondisinya yang dulu kemudian mangkrak, bahwa tentu ini adalah bagaimana kita merecovery kembali dengan sistem yang lebih baik. Ini sudah ada dari kementerian sebagai leading kita bekerja sama untuk masalah kebijakan dari kementerian dan dari Pemprov. Tentu ini ada pelibatan dari pihak ketiga yang memang memiliki core business yang sudah berhasil di beberapa tempat,” tegasnya.
Bahkan, dengan pengelolaan pihak ketiga tersebut, Plt Gubernur mengaku memiliki keyakinan yang lebih kuat dengan adanya dukungan dari kementerian, pemerintah daerah dan juga dari pihak ketiga.
Terkait dengan sosialisasinya, Andi Sudirman mengaku akan menggunakan kekuatan media untuk mempublikasi manfaat dan fasilitas yang disiapkan bagi masyarakat untuk dapat menggunakan moda transportasi massal terbaru tersebut.
“Kita akan menggunakan kekuatan media kita untuk mempublish karena manfaatnya ini sangat besar sekali, karena ini akan menjadi sarana transportasi yang mudah, murah, dan nyaman bagi lingkungan, karena pemanfaatannya juga akan beralih tahun depan menjadi mobil listrik. Ini sangat kita dukung sekali,” ungkapnya.
Layanan yang dinamakan Trans Mamminasata ini hadir dengan menyediakan 81 unit bus yang melayani penumpang di empat rute layanan dengan 261 titik halte yang jam operasionalnya dimulai pukul 06.00 hingga 23.00 WITA.
Sementara itu, Direktur Angkutan Jalan Suharto dalam laporannya mengatakan teman bus Trans Mamminasata melayani empat koridor.
Adapun 4 rute layanan tersebut meliputi:
1. Koridor 1: Terminal Mallengkeri – UNHAS (melalui Jl. Metro Tj. Bunga) sebanyak 21 unit bus,
2. Koridor 2: Mall Panakkukang – Bandara Sultan Hasanuddin sebanyak 18 unit bus,
3. Koridor 3: Kampus 2 PNUP – Kampus 2 PIP sebanyak 25 unit bus,
4. Koridor 4: Pelabuhan Soekarno Hatta – UIN Samata sebanyak 17 unit bus.
“Semua bus tersebut akan dilayani armada yang tentunya telah dipersiapkan di antaranya yaitu ramah terhadap penyandang disabilitas,” jelas Suharto.








Komentar