Logo Datakita.co

Buka Musrenbang, Plt Gubernur Sebut Butuh Rp400 Miliar untuk Perbaiki Jalan Rusak

Fadli
Fadli

Kamis, 08 April 2021 18:55

Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.
Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022, yang digelar di Hotel Grand Claro, Makassar, Kamis (8/4/2021).

Musrenbang tersebut mengangkat tema Inovasi Pemanfaatan Potensi dan Sumber Daya Alam untuk Kebangkitan Ekonomi.

Dalam kegiatan itu, Plt Gubernur menyampaikan perlunya sinergitas antara pemerintah provinsi dan juga legislatif dalam mengawal pembangunan daerah,ñ melalui aspirasi yang diterima para legislator di lapangan.

“Kami butuh orang ke lapangan, kami punya mitra ada 85 (legislator provinsi) dan bisa dibayangkan kalau semuanya kita sinergikan dan berapa kabupaten kota yang memberikan aspirasi dengan baik, kami bisa bersinergi. Tinggal arah sinergi yang perlu kita perbaiki,” ujarnya.

Sehingga, kata Andi Sudirman, ada tahapan-tahapan prioritas yang tentu hadir dari kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan juga para legislator.

Bahkan, Plt Gubernur menginginkan dalam setiap kunjungannya ke daerah, ada legislator dari provinsi maupun dari kabupaten kota setempat yang ikut serta mengawal dan melihat langsung kondisi pembangunan dan perekonomian di daerah.

“Ini cara kami manfaatkan cara cepat menguasai lapangan dengan menerima masukan dari tim legislatif dan semua dirangkum dalam catatan,” ungkapnya.

Dalam momentum Musrenbang tersebut, Andi Sudirman mengaku akan mengeluarkan keputusan berdasarkan aspirasi dari bawah untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Keputusan bottom up ketika diproses secara administratif dan memungkinkan itulah keputusan saya. Saya tidak mau top down, kalau top down bahaya dipaksa-paksa nanti saya masalah, mereka bermasalah, memasalahkan orang, memasalahkan juga diri sendiri. Saya mau sistem bottom up dalam mengambil keputusan,” tegasnya.

Plt Gubernur juga menyampaikan sudah memetakan kondisi jalan di Sulsel, baik jalan nasional maupun jalan strategis provinsi yang menghubungkan jalan kabupaten dengan kabupaten, untuk melihat kondisi jalan agar bisa dikerjakan dengan baik.

“Data tersebut juga untuk dicocokkan dengan data yang disampaikan oleh netizen, itu sebagai upaya untuk meminimalisir persoalan jalan dan akhirnya persoalan itu dirangkum dan dihitung dalam bentuk uang,” lanjutnya.

Dia menjelaskan bahwa pendataan jalan rusak yang telah dipetakan ini diketahui membutuhkan anggaran perbaikan sebesar Rp 400 miliar.

“Itu baru jalan provinsi yang menghubungkan antar kota ke kota, belum jalan provinsi yang menjadi alternatif yang menghubungkan dari kota ke kota,” terangnya.

 Komentar

 Terbaru

Budi Hastuti Paparkan Tujuan Perda Pendidikan Baca Tulis Alquran
Legislatif14 April 2021 22:33
Budi Hastuti Paparkan Tujuan Perda Pendidikan Baca Tulis Alquran
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2012 tentang Pendi...
Andi Hadi Ibrahim Ingatkan Bahaya Lingkungan Hidup
Legislatif14 April 2021 21:41
Andi Hadi Ibrahim Ingatkan Bahaya Lingkungan Hidup
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 9 tahun 2016 tentang ...
Awal Ramadhan, Harga Sembako di Pasar Sukamaju dan Bonebone Stabil
DAERAH14 April 2021 18:36
Awal Ramadhan, Harga Sembako di Pasar Sukamaju dan Bonebone Stabil
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Luwu Utara, Armiadi, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di dua pasar besar, yaitu Pasar Sukamaju da...
Sulsel Ekspor Komoditi Ikan Senilai Rp 97 Miliar
EKOBIS14 April 2021 17:43
Sulsel Ekspor Komoditi Ikan Senilai Rp 97 Miliar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, melaunching program Indonesia Satu Ekspor,...