Logo Datakita.co

Budi Hastuti Sebut Era Digitalisasi Lebih Mudah Kembangkan Program Kepemudaan

Aditya
Aditya

Selasa, 15 April 2025 13:12

Anggota DPRD Makassar, Budi Hastuti menggelar Sosialisasi Perda Nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan, di Hotel Grand Asia, Jl Boulevard, Selasa (15/4/2025).
Anggota DPRD Makassar, Budi Hastuti menggelar Sosialisasi Perda Nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan, di Hotel Grand Asia, Jl Boulevard, Selasa (15/4/2025).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti menilai tumbuhnya suatu bangsa khususnya di daerah sangat ditentukan oleh peran dan pergerakan pemuda-pemudanya.

Karena itu, dibutuhkan pemuda yang aktif, kreatif dan produktif dalam membantu pemerintah dalam pembangunan daerah utamanya dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Pemuda harus adaptif, kreatif, mampu bersaing dan hadir memberikan solusi ditengah masyarakat,” kata Budi Hastuti saat menggelar Sosialisasi Perda Nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan, di Hotel Grand Asia, Jl Boulevard, Selasa (15/4/2025).

Menurut Budi Hastuti, masih banyak pemuda di Makassar yang belum memanfaatkan potensinya. Karenanya, melalui sosialisasi Perda tersebut peran pemuda kembali hadir dalam mengembangkan program kepemudaan.

“Pemuda kreatif dan produktif itu harus di segala bidang, makanya di era digital sekarang sangat gampang dalam menentukan potensi pemuda, pemerintah juga hadir memberikan sarana dan mediasi dalam mengembangkan potensi pemuda kita,” jelas Legislator dari Fraksi Gerindra ini.

Oleh karena itu, Budi Hastuti berharap pemuda harus meng-upgrade diri, mencari peluang dalam mengembangkan potensi. Karena, ada banyak program kepemudaan di Pemerintah Kota khususnya Dispora Makassar yang melibatkan anak-anak muda.

Hadir sebagai narasumber, Kasubag Perlengkapan DPRD Makassar, Akbar Rasyid menyampaikan secara kebijakan bagaimana pemerintah hadir menggali dan memberikan sarana kepada pemuda, maksud daripada ini adalah bonus demografi bagaimana suatu negara dengan membuka peluang menggali penduduk yang produktif memberikan pekerjaan.

“Disinilah ada peran dan tanggung jawab pemuda hadir sebagai kontrol sosial, pemuda memberikan solusi pembangunan, serta untuk mengkritik pemerintah ketika ada kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat,” ujar ocha sapaan akrabnya, dalam materi sosialisasinya.

Apa tanggung jawab sebagai pemuda?pertama menjaga persatuan dan kesatuan, jangan sampai ada suatu pemikiran untuk mengganti apa yang sudah ditetapkan, dan pemuda juga harus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan sarana pemikiran yang positif.

Selain itu, kata dia, pasti Dispora Makassar lebih banyak bergerak melakukan sosialisasi, pelatihan dan workshop terkait hal-hal yang menyangkut kepemudaan dengan melibatkan anak-anak muda dalam pengembangan kualitas dan produktivitas pemuda. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR12 Januari 2026 18:08
BPBD Sulsel Serahkan Bantuan Logistik ke Pengungsi Banjir Katimbang
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel menyalurkan bantuan logis...
MAKASSAR12 Januari 2026 12:28
Ratusan Korban Banjir Mengungsi, Walikota Pastikan Kebutuhan Dasar Mereka Terpenuhi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, mengawali aktivitas paginya dengan menunjukkan kepedulian dan empati mendalam terhadap...
MAKASSAR11 Januari 2026 22:03
Registrasi Makassar Half Marathon 2026 Resmi Dibuka, Target 12.000 Pelari
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka registrasi Makassar Half Marathon (MHM) 2026 dalam acara Pres...
MAKASSAR11 Januari 2026 12:16
Munafri Tinjau Lokasi Banjir di Biringkanaya, Cari Solusi Penanganan di Sungai Biring Je’ne
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sebagai wujud kepedulian dan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mencari solusi permanen bagi warga yang terdampak banji...