Logo Datakita.co

BPS: 29,12 Juta Penduduk Usia Kerja Terdampak COVID-19

Fadli
Fadli

Kamis, 05 November 2020 19:40

ilustrasi: int
ilustrasi: int

JAKARTA, DATAKITA.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 29,12 juta orang yang berada dalam usia kerja hingga Agustus 2020 terkena dampak COVID-19 secara langsung maupun tidak langsung.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan dampak COVID-19 kepada sektor ketenagakerjaan telah meningkatkan pengangguran dan membuat orang bekerja dengan pengurangan jam kerja.

“COVID-19 telah menyebabkan disrupsi kepada kondisi ketenagakerjaan karena tidak hanya menyebabkan pengangguran, tapi juga ada pekerjaan yang hilang,” katanya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Dari jumlah tersebut, ia mengatakan, sebanyak 2,56 juta orang menjadi pengangguran, 0,76 juta orang menjadi bukan angkatan kerja, 1,77 juta orang sementara tidak bekerja dan 24,03 juta orang bekerja dengan pengurangan jam kerja.

“Total dari penduduk usia kerja sebanyak 203,97 juta orang, persentase penduduk usia kerja yang terdampak COVID-19 sebesar 14,28 persen,” kata Suhariyanto, dikutip dari Antara.

Dengan adanya peningkatan pengangguran, maka jumlah pengangguran pada Agustus 2020 menjadi sekitar 9,77 juta orang atau 7,07 persen dibandingkan periode sama 2019 sebanyak 7,1 juta orang atau 5,23 persen.

“Tingkat pengangguran terbuka paling tinggi tercatat di provinsi DKI Jakarta yaitu sebesar 10,95 persen, diikuti Banten 10,64 persen, Jawa Barat 10,45 persen dan Kepulauan Riau 10,34 persen,” katanya.

Padahal, menurut Suhariyanto, jumlah angkatan kerja dalam periode ini tercatat mencapai 138,22 juta orang atau mengalami kenaikan 2,36 juta orang dibandingkan Agustus 2019.

Dari jumlah angkatan kerja tersebut, sebanyak 128,45 juta orang merupakan penduduk bekerja, yang sebagian besar bekerja di sektor pertanian (29,76 persen), perdagangan (19,23 persen) dan industri pengolahan (13,61 persen).

“Dari tiga sektor ini, distribusi pekerja di sektor meningkat 2,23 persen dan perdagangan tumbuh 0,46 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan pekerja di industri pengolahan turun 1,3 persen,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, BPS juga mencatat rata-rata upah, gaji buruh maupun karyawan pada Agustus 2020 sebesar Rp2,76 juta, atau turun 5,18 persen dibandingkan Agustus 2019. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR13 Mei 2026 16:25
Wamenhan Apresiasi Langkah Gubernur Sulsel Jadi Pelopor Komcad ASN
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Donny Ermawan Taufanto, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selat...
MAKASSAR13 Mei 2026 15:24
Appi: Ekonomi Sirkular Bergerak di Makassar, Sampah Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan rasa optimisme terhadap kolaborasi pemberdayaan masyarakat yang digagas K...
BERITA13 Mei 2026 13:25
Pulihkan Dampak Banjir Sultra, Mentan Amran Kunjungi Kendari dan Salurkan Bantuan
KENDARI, DATAKITA.CO – Menteri Pertanian (Mentan) yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman menyalu...
MAKASSAR12 Mei 2026 23:40
Gandeng Sekolah, Melinda Aksa Dorong Siswa Jadi Agen Edukasi Lingkungan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar melalui Pokja III terus memperkuat edukasi lingkungan kepada generasi muda melalui ...