Logo Datakita.co

Begini Tahapan Distribusi Vaksin Covid-19 hingga ke Puskesmas

Fadli
Fadli

Selasa, 17 November 2020 14:46

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (int)
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (int)

JAKARTA, DATAKITA.CO – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan bahwa tahap pelaksanaan distribusi dan imunisasi Covid-19 akan sama dengan imunisasi yang sudah berjalan sebelumnya.

“Untuk tahap pelaksanaan imunisasi Covid-19 selanjutnya akan menggunakan sistem, sarana, ditribusi yang sama dengan pelayanan imunisasi rutin yang sudah berjalan dimana penyedian vaksin dan logistik imunisasi seperti Auto Disable Syringe [ADA] dan safety box akan dilakukan oleh pusat yang kemudian vaksin akan didistribusikan ke gudang dinkes provinsi,” kata Terawan dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menkes RI, Selasa (17/11/2020).

Kemudian, sambungnya, distribusi vaksin dilanjutkan ke dinkes kabupaten/kota hingga ke puskesmas yang disesuaikan dengan ketersediaan vaksin dan kapasitas sarana rantai dingin (cold chain) penyimpanan di tingkat layanan.

Lebih lanjut, Menkes juga mengizinkan puskesmas untuk menjalin kerja sama dengan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya guna meningkatkan jejaring distribusi vaksin.

Sementara itu, ihwal vaksinator atau petugas vaksinasi, Terawan menyebut sekitar 23.145 tenaga kesehatan dari puskesmas sudah siap melayani dengan rasio pelayanan 1:20.

“Perlusasan jejaring dan penambahan sesi pelayanan dapat ditingkatkan dengan rasio pelayanan menjadi 1 banding 40,” imbuhnya, dikutip dari Bisnis.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan simulasi vaksinasi Covid-19 akan mulai dilaksanakan pada pekan depan.

“Nanti minggu depan, insyaallah kita sudah mulai simulasi,” kata Jokowi dalam wawancara khusus dengan Rosiana Silalahi untuk program di Kompas TV, Senin (16/11/2020).

Jokowi mengungkapkan bahwa pemerintah juga telah menyiapkan skema pendistribusian vaksin Covid-19 yakni diprioritaskan di antaranya kepada tenaga kesehatan, TNI/Polri, pelayan publik, dan guru.

Lebih lanjut, dia juga menekankan bahwa vaksin yang nantinya akan disuntikkan kepada masyarakat Indonesia harus terdaftar dan dijalankan sesuai standard Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (*)

 Komentar

 Terbaru

POLITIK29 November 2020 14:59
Bukan ke Deng Ical, Penyanyi Dangdut Asal Selayar Ini Dukung Irman-Zunnun
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Penyanyi dangdut asal Kabupaten Kepulauan Selayar, Aty Kodong berkunjung ke Rumah Perjuangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunn...
BERITA29 November 2020 13:29
IDI: Sudah 180 Dokter Wafat Akibat Covid-19
JAKARTA, DATAKITA.CO – Kabar duka kembali disampaikan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setelah empat orang anggotanya meninggal dunia dalam tu...
OLAHRAGA29 November 2020 12:35
Real Madrid Apes! Dipermalukan di Kandang, Eden Hazard pun Cedera
DATAKITA.CO – Juara bertahan La Liga yang goyah Real Madrid benar-benar lagi apes. Tim ini mengalami kekalahan mengejutkan di kandang oleh Alave...
DAERAH29 November 2020 11:02
Menangkan Anir-Lutfi, Sandiaga Uno Investasi Air Bersih ke Pangkep
PANGKEP, DATAKITA.CO – Politikus Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kampanye tatap muka bersama pasangan calon bupati dan wakil ...