Logo Datakita.co

Arab Saudi Akan Gratiskan Vaksin Covid-19 untuk 70 Persen Warganya

Fadli
Fadli

Selasa, 24 November 2020 09:15

ilustrasi: int
ilustrasi: int

DATAKITA.CO – Kementerian Kesehatan Arab Saudi menawarkan vaksin gratis kepada 70 persen warga dan ekspatriat yang belum pernah tertular wabah Covid-19.

Para pejabat negara tersebut berharap dapat memenuhi target untuk pemberian vaksin Covid-19 pada akhir tahun depan.

“Mereka yang belum dites positif Covid-19 akan diberi prioritas dalam kampanye vaksin dalam beberapa bulan mendatang,” kata Abdullah Asiri, Asisten Wakil Menteri Kesehatan seperti dikutip ArabNews.com, Selasa (24/11/2020).

Akan tetapi, mereka yang berusia di bawah 16 tahun tidak boleh divaksinasi kecuali untuk penelitian atau tes yang membuktikan adanya kebutuhan, tambahnya.

Dia mengatakan, bahwa Kerajaan berencana untuk mengumumkan jadwal vaksinasi yang jelas untuk negara itu dalam beberapa minggu mendatang.

“Kerajaan bekerja di dua jalur untuk mendapatkan vaksin, melalui organisasi COVAX, di mana G20 memiliki peran dalam menciptakan dan mendanainya.”

“Arab Saudi akan mendapatkan vaksin dalam jumlah besar melalui fasilitas ini, sedangkan jalur kedua melakukan kontrak langsung dengan perusahaan besar untuk menutupi celah yang tidak dapat ditutup melalui COVAX,” kata Asiri, dikutip dari Bisnis.

COVAX adalah prakarsa global yang bertujuan untuk bekerja sama dengan produsen vaksin untuk menyediakan akses yang adil pada vaksin yang aman dan efektif bagi negara-negara di seluruh dunia setelah mendapat lisensi dan disetujui.

Asiri mencontohkan, bahwa untuk mendapatkan vaksin yang efektif diperlukan rencana persiapan dan rantai pasokan yang panjang. Juga, dibutuhkan waktu untuk vaksin tersebut tiba dalam jumlah yang cukup besar ke negara-negara yang membutuhkannya.

Asisten menteri kesehatan dan juru bicara resmi, Drmuhammad Al-Abd Al-Aly mengatakan bahwa kementerian hanya akan memberikan vaksin Covid-19 yang efektif melawan Virus Corona, tidak memiliki efek samping, dan disetujui oleh otoritas terkait dengan pemberian izin.

Sementara itu, Arab Saudi mencatat 19 kematian baru terkait Covid-19 kemarin sehingga menjadikan total korban meninggal dunia jadi 5.796 orang akibat tertular Virus Corona.

Ada 231 kasus baru yang dilaporkan di Kerajaan, sehingga totalnya sejauh ini menjadi 355.489. Para pejabat mengatakan 5.877 kasus masih aktif dan 765 pasien berada dalam kondisi serius atau kritis.

Menurut Kementerian Kesehatan, 46 dari kasus yang baru tercatat berada di Riyadh, 18 di Makkah dan Jeddah, dan 11 di Madinah.

Selain itu, 445 pasien telah pulih dari Covid-19, sehingga meningkatkan jumlah pemulihan di Kerajaan menjadi 343.816 orang. (*)

 Komentar

 Terbaru

PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 09:24
Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Keberhasilan transformasi perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber ...
MAKASSAR03 Juni 2026 23:22
Ketua Dewan Lingkungan Hidup Makassar Integrasikan Pengolahan Sampah dan Urban Farming
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Upaya menghubungkan pengelolaan sampah dengan penguatan ketahanan pangan terus didorong Pemerintah Kota Makassar. Hal terseb...
MAKASSAR03 Juni 2026 17:54
Gaji Dosen Mentan Amran Diserahkan ke Mahasiswa Yatim Piatu
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menyerahkan seluruh gaji yang masuk melalui rekeningnya selama menjadi ...