Logo Datakita.co

Apiaty Amin Syam Minta Pembenahan Sistem PPDB di Makassar

Aditya
Aditya

Selasa, 13 Juni 2023 13:01

Anggota DPRD Makassar, Apiaty Amin Syam sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Maxone, Jl Taman Makam Pahlawan, Selasa (13/6/2023).
Anggota DPRD Makassar, Apiaty Amin Syam sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Maxone, Jl Taman Makam Pahlawan, Selasa (13/6/2023).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Makassar, Apiaty K Amin Syam menyoroti masalah pendidikan di Makassar. Salah satunya mengenai sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023.

Hal itu disampaikan Apiaty saat Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Maxone, Jl Taman Makam Pahlawan, Selasa (13/6/2023).

Kata Legislator dari Fraksi Golkar ini, sistem PPDB masih jadi keluhan orangtua calon siswa. Pasalnya, zonasi yang ada tidak mengakomodir banyaknya pendaftar.

“Karena yang lalu saya rasa sudah sangat kurang dibanding dengan tahun 2021 sehingga zona yang ditentukan tidak terpenuhi,” ujar Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Makassar ini.

Sebagai Wakil Ketua Dewan Pendidikan Makassar, Apiaty terus berupaya mencari solusi dari masalah PPDB ini. Pihaknya masih berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik).

“Janji guru seperti setelah enam bulan sekolah kemudian dimasukkan di sekolah sesuai zona dipilih itu saya sudah minta ke pak kadis untuk dihilangkan karena membuat kesulitan,” ucapnya.

Namun jika kuota pendaftaran sekolah negeri terlanjur terpenuhi, Apiaty menyampaikan bahwa ada sekolah swasta. Adapun yang mempersoalkan masalah biaya, mereka dapat mengajukan surat tidak mampu.

“Dapat diminta surat pengajuannya itu ke kantor kelurahan jika memang mahal. Ada beberapa sekolah swasta yang menerima,” tutup Apiaty.

Sementara itu, Dosen UIN Alauddin sekaligus pembicara sosialisasi, Andi Suhada mengapresiasi apa yang sejauh ini dilakukan Apiaty. Apalagi terus konsen untuk membenahi pendidikan di Makassar.

“Beliau ini salah satu anggota DPRD Makassar yang terus memperjuangkan pendidikan kita. Kita harus mengapresiasi apa yang dilakukan ibu Apiaty,” ujarnya.

Kendati banyak masalah pendidikan, ia mengingatkan agar peran orangtua dalam mendidik tidak lepas. Sebab, pendidikan terpenting adalah pendidikan karakter.

“Bagaimanapun orangtua harus tetap mengutamakan membimbing anaknya. Hak dan kewajiban memang bersekolah tapi pendidikan di rumah juga penting,” sambungnya.

Terakhir pembicara lainnya, Prof Syamsuddin Hasan juga mengatakan bahwa sistem pendidikan saat ini wajib mengadopsi apa yang ada di luar negeri. Di mana pendidikan dianggap penting dari segalanya.

“Harusnya seperti itu. Kita bisa lihat Universitas Harvard di Inggris bagaimana pendidikannya bagus. Pendidikan yang bagus itu bisa membentuk karakter yang cerdas,” ujarnya.

“Anak kita yang saat ini sebagai pemuda merupakan harapan bangsa. Jadi orangtua harus bisa memberikan pendidikan yang terbaik untuk anaknya,” tutup Syamsuddin. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR19 April 2026 08:10
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI, bersama pemerintah Provinsi...
OLAHRAGA18 April 2026 23:35
Dikalahkan Borneo FC, PSM Tetap di Peringkat 13 Klasemen Super League
PAREPARE, DATAKITA.CO – PSM Makassar harus tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Super League 2025/2026, setelah dikalahkan Borneo FC. ...
MAKASSAR18 April 2026 20:45
Waspada! Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut untuk Penipuan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap marakn...
OLAHRAGA18 April 2026 14:19
Usung Semangat Siri’ Na Pacce, PSM Siap Hadapi Borneo FC Malam Ini
PAREPARE, DATAKITA.CO – Konsistensi Borneo FC Samarinda bakal menjadi tantangan besar bagi PSM Makassar pada duel pekan ke-28 BRI Super League 2...