Logo Datakita.co

Apiaty Amin Syam Bakal Revisi Perda Kepemudaan

Aditya
Aditya

Kamis, 24 Juni 2021 15:33

Anggota DPRD Makassar, Apiaty Amin Syam sosialisasikan Perda Kepemudaan, di Horizon, Kamis (24/6/2021).
Anggota DPRD Makassar, Apiaty Amin Syam sosialisasikan Perda Kepemudaan, di Horizon, Kamis (24/6/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Apiaty K Amin Syam menilai konten Perda Kepemudaan banyak yang tidak sesuai. Sehingga, dirinya bakal melakukan revisi terhadap Perda Kepemudaan ini.

 

Hal itu disampaikan Apiaty K Amin Syam saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan di Hotel Horizon, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (24/6/2021).

“Memang di dalam perda ini masih banyak yang perlu disempurnakan misalnya sarana dan prasarana yang dikenakan retribusi. Nah ini kita akan usul untuk revisi,” jelas Apiaty K Amin Syam.

Revisi ini, sambung Sekertaris Komisi A DPRD Kota Makassar ini, pihaknya akan membahas bersama dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) mewakili Pemkot Makassar bersama legislatif.

Ia menambahkan, masyarakat yang ingin membentuk organisasi kepemudaan harus melaporkan ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkot Makassar. Itu, menjadi syarat dan memperkuat legalitas suatu organisasi.

“Kalau kita mengajukan permohonan bantuan, biasanya diminta bukti kepengurusan. Nah, dokumennya harus terdaftar di Kesbang,” cetusnya.

Ia menekankan, pemerintah tidak pernah memungut biaya dari organisasi yang berada di Kota Makassar. Kecuali, anggota organisasi memiliki usaha maka wajib untuk mengeluarkan pajak ke pemerintah.

Sementara, Narasumber Kegiatan, Prof Itji Diana menjelaskan, baik laki-laki dan perempuan boleh menjadi anggota suatu organisasi, termasuk Kepemudaan. Berdasarkan regulasi nomor 6 tahun 2019 ini, organisasi dimulai ditingkat Kelurahan hingga Provinsi.

“Jadi, kita bebas membentuk suatu organisasi kepemudaan. Perda ini memberikan peluang ke pemuda untuk berkrasi,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, keterlibatan dalam suatu organisasi sangat diperlukan. Sebab, disanapah mereka akan ditempa dan mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga diharapkan menjadi pemuda yang mengharumkan nama daerah.

“Apa sih pentingnya organisasi, organisasi itu awal mula anak muda bagaimana caranya bergaul dan berkegiatan positif. Ini menjadi modal anak kedepan,” bebernya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR26 September 2021 22:11
Tujuh Komunitas Sepeda Road Bike Makassar Gowes Bareng
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Tujuh komunitas sepeda road bike Makassar melakukan gowes bersama (gobar). Mereka start dari Hotel Maleo menuju bandara ...
POLITIK26 September 2021 21:21
Dukung Pembangunan, Nunung Dasniar Imbau Warga Tertib Bayar Pajak
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 2 tahun 2018 tentang paj...
POLITIK26 September 2021 19:14
Hasanuddin Leo Minta Pemkot Makassar Awasi Penggunaan Air Bawah Tanah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 1 tahun 2018 tentang Ret...
POLITIK26 September 2021 18:46
Ray Suryadi Arsyad Minta Pemkot Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 1 tahun 2019 tentang...