Logo Datakita.co

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sulsel Meningkat, Ini Penjelasan Dinkes

Fadli
Fadli

Jumat, 29 Januari 2021 08:40

ilustrasi: int
ilustrasi: int

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Efektivitas pelayanan di Rumah Sakit (RS) menjadi salah satu penyebab tingginya angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sulsel. Selain itu, kesembuhan juga efek dari kerja masif tim Duta Covid-19 Sulsel yang dikemas dalam program Wisata Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr H Muhammad Ichsan Mustari, mengatakan, di awal tahun 2021 ini banyak variabel penyebab tingginya angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sulsel. Antara lain, kerja tim Tenaga Kesehatan (Nakes) yang masif, ketersediaan obat, dan tracking kontak yang intens.

“Kesembuhan meningkat karena efektivitas layanan rumah sakit untuk pasien. Kesembuhan juga banyak dari Duta Covid-19. Pasien positif 10 -14 hari yang lalu. Dengan jumlah yang banyak sudah sembuh hari ini. Demikian juga yang kemarin atau besok,” jelas dr. Ichsan Mustari, Kamis 28 Januari 2021.

Sebelumnya, Ketua Konsultan Satgas Covid-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin, mengatakan, penanganan Covid-19 semakin membaik, terlihat mengalami peningkatan angka kesembuhan 89,7 persen.

“Angka kesembuhan telah mengalami peningkatan dari 88 persen ke 89,7 persen. Ini indikator yang semakin membaik, menunjukkan ketahanan layanan semakin membaik,” kata Prof Ridwan, Rabu, 27 Januari 2021.

Guru Besar Epidemologi FKM Unhas ini mengatakan, penanganan yang maksimal dan program penanggulangan Covid-19 Pemprov Sulsel membuat angka kematian akibat virus Corona menurun menjadi 1,6 persen, dan lebih rendah dari nasional.

“Dapat juga dilihat dari angka kematian yang semakin menurun 1,6 persen. Angka ini lebih rendah dari nasional 2,8 persen,” jelasnya.

Diketahui, berdasarakan data dari Pemprov Sulsel, adanya penambahan pasien sembuh sebanyak 510 orang, sehingga jumlah total sembuh 41.210 orang.

Direktur Umum (Dirut) RSUD Labuang Baji Kota Makassar, Abdul Haris Nawawi, menjelaskan, pemanfaatan ruangan yang ada di RS Labuang Baji Makassar sendiri cukup besar sejak Desember 2021. Namun di awal tahun mulai melandai karena tingkat kesembuhan pasien Covid-19 cukup tinggi setiap harinya.

“Kami betul-betul pantau secara intensif semua pasien Covid-19 di sini (RS Labuang Baji Makassar). Selain itu tingkat kenyamanan juga cukup besar, sebab kami menggunakan springbed bukan bed biasa,” ungkap Haris Nawawi, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis, 28 Januari 2021.

 Komentar

 Terbaru

DAERAH21 April 2026 16:23
Wabup Gowa: Transformasi Digital Kebutuhan yang Tidak Dapat Ditunda
GOWA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan melalui Sosial...
MAKASSAR21 April 2026 15:55
Kloter 1 Asal Soppeng Tiba di Embarkasi Makassar, Diberangkatkan ke Tanah Suci Rabu Dini Hari
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menerima kedatangan jemaah haji kloter pertama asal...
MAKASSAR21 April 2026 08:27
Sinergi Pemkot-DPRD Makassar Diperkuat, Munafri Jadikan Hasil Reses Dasar Kebijakan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat melalui ber...
BERITA20 April 2026 22:49
Kemenhaj Kerahkan 23 Dapur di Madinah untuk Layani Jemaah Haji, Siapkan Citarasa Khas Indonesia
JAKARTA, DATAKITA.CO – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Madinah ...