Logo Datakita.co

Anggota DPRD Makassar Ajak Masyarakat Dukung Penataan Parkir yang Tertib

Fadli
Fadli

Kamis, 06 November 2025 21:15

Anggota DPRD Makassar Ajak Masyarakat Dukung Penataan Parkir yang Tertib

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 17 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Parkir Tepi Jalan Umum dalam Daerah Kota Makassar kembali digelar di Hotel Kerbosi Premiere Makassar, pada Kamis, 6 November 2025.

Sosialisasi Angkatan V ini diinisiasi oleh anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi, sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap regulasi parkir dan peningkatan pelayanan publik di sektor tersebut.

Dalam sambutannya, Muhammad Yulianto Badwi menegaskan bahwa pengelolaan parkir yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan ketertiban dan kenyamanan di kota besar seperti Makassar.

“Perda ini bukan sekadar aturan, tetapi menjadi pedoman dalam menata lalu lintas dan meningkatkan pendapatan daerah secara transparan,” ujarnya di hadapan peserta sosialisasi.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan dapat membuka ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah daerah.

“Kita ingin masyarakat memahami hak dan kewajibannya, serta turut mengawasi praktik di lapangan agar pengelolaan parkir berjalan sesuai ketentuan,” tambahnya.

Acara yang dimoderatori oleh Fimansyah Abadi S ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Asrul Baharuddin, S.Ap, dari Humas Perumda Parkir Makassar Raya, dan Musjaya La, ST, MM, selaku pemerhati kebijakan publik dan tata kelola perkotaan. Keduanya memaparkan secara mendalam implementasi dan tantangan pelaksanaan Perda Nomor 17 Tahun 2006 di lapangan.

Dalam paparannya, Asrul Baharuddin menjelaskan bahwa Perumda Parkir Makassar Raya terus berupaya memperbaiki sistem pengelolaan parkir agar lebih modern dan efisien.

“Kami mendorong penggunaan sistem digital dalam pengawasan dan pembayaran parkir, untuk menekan potensi kebocoran dan meningkatkan pelayanan,” terangnya.

Ia menambahkan, “Transparansi adalah kunci. Masyarakat harus tahu ke mana retribusi parkir mereka digunakan.”

Sementara itu, Musjaya La menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjalankan Perda tersebut.

“Regulasi tidak akan efektif tanpa dukungan bersama. Kedisiplinan masyarakat menjadi indikator keberhasilan penerapan aturan ini,” katanya.

“Selain aspek teknis, pengawasan sosial juga perlu dikuatkan agar penataan parkir berjalan berkeadilan dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu peserta menanyakan terkait mekanisme pengawasan terhadap jukir liar yang masih sering ditemui di beberapa titik kota.

Menanggapi hal tersebut, Asrul Baharuddin menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan penertiban secara berkala.

“Kami berkolaborasi dengan aparat setempat untuk menindak oknum yang tidak terdaftar, sekaligus memberikan pembinaan agar mereka dapat bekerja secara resmi,” jawabnya.

Pertanyaan lain datang dari peserta yang menyoroti rencana jangka panjang pemerintah kota dalam menata area parkir di kawasan padat kendaraan.

Musjaya La menjawab bahwa penataan tersebut menjadi bagian dari rencana besar pengembangan transportasi perkotaan.

“Ada upaya integrasi antara sistem parkir, transportasi umum, dan pemanfaatan ruang kota agar lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme. Moderator Fimansyah Abadi S memastikan setiap sesi berjalan kondusif dengan memberi kesempatan peserta untuk berdiskusi langsung bersama narasumber.

Para peserta menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdialog dan memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai isi serta implementasi Perda.

Di akhir acara, Muhammad Yulianto Badwi menyampaikan harapannya agar masyarakat turut menjadi bagian dari pengawasan dan edukasi publik mengenai parkir tepi jalan.

“Kita ingin menciptakan budaya tertib parkir yang bukan hanya berorientasi pada retribusi, tetapi juga pada kenyamanan bersama,” tutupnya.

Sosialisasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan Makassar yang tertib, nyaman, dan modern. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat menjadi pijakan konkret dalam penerapan kebijakan pengelolaan parkir yang lebih efektif dan transparan di masa mendatang. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR04 Juni 2026 23:48
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali...
MAKASSAR04 Juni 2026 22:41
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Da...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 09:24
Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Keberhasilan transformasi perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber ...