Logo Datakita.co

Andi Suhada Sebut Retribusi Sampah Percepat Pembangunan Kota Makassar

Aditya
Aditya

Minggu, 21 November 2021 13:27

Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suhada Sappaile sosialisasikan Retribusi Pelayanan Persampahan, di Hotel Almadera, Minggu (21/11/2021).
Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suhada Sappaile sosialisasikan Retribusi Pelayanan Persampahan, di Hotel Almadera, Minggu (21/11/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan, di Hotel Almadeera, Minggu (21/11/2021).

Dalam pemaparannya, Andi Suhada menyatakan bahwa retribusi sampah mesti dibayarkan oleh masyakarat. Bukan sekadar kewajiban melainkan merupakan bagian dari kontribusi mereka terhadap pembangunan Makassar.

“Tentunya hasil apa yang kita berikan kepada pemerintah itu masuk ke kas daerah (Pendapatan Asli Daerah) dan digunakan untuk pembangunan kota Makassar,” jelas Andi Suhada.

Ketua DPC PDIP Kota Makassar ini memastikan penarikan retribusi mendorong pelayanan kebersihan sampah lebih baik. Apalagi, volume sampah yang kian meningkat membutuhkan kerja ekstra bagi petugas.

“Karena pola konsumsi masyarakat yang semakin besar dan menghasilkan sampah yang besar bukan hanya rumah tangga tapi hotel, perusahaan, dan lainnya,” ujar Andi Suhada.

“Sebagai masyakarat yang taat aturan, apa yang menjadi isi dari Perda kita harus pahami. Dari kondisi itu, kita buat aturan ini agar jelas pelayanannya,” sambungnya.

Camat Makassar, Alamsyah Sahabuddin yang juga sebagai narasumber turut menyampaikan hal yang sama. Ia mengatakan bahwa restribusi sampah penting sebagai instrumen PAD.

“Jadi memang kita tidak punya pabrik dan lain sebagainya itu untuk menghasilkan uang, jadi pemerintah mencari solusi perencanaan pembangunan infrastruktur melalui aturan tersebut,” ujarnya.

“Sebagai kota jasa, melihat kondisi itu, kita buatlah aturan tersebut sebagai sumber PAD kita untuk membangun Kota Maksssar,” sambung Alamsyah.

Narasumber kedua, Usman Muin pun mengajak masyakarat untuk bisa peduli dan taat restribusi sampah. Dengan begitu, mereka bisa berkontribusi dalam keberlanjutan pembangunan di Kota Makassar.

“Cuma bagian dari mencukupi biaya operasional, dan keberlangsungan kota Makassar itu bergantung dengan retribusi sampah,” tutup Konsultan Hukum dan Lingkungan Hidup ini. (*)

 Komentar

 Terbaru

OLAHRAGA05 Desember 2021 23:43
Laga Perdana di Piala AFF, Timnas Indonesia Target Harus Menang Lawan Kamboja
JAKARTA, DATAKITA.CO – Timnas Indonesia akan melakoni laga perdana di Piala AFF Suzuki 2020 melawan Kamboja. Laga kedua tim akan berlangsung di ...
BERITA05 Desember 2021 22:22
Dinkes Makassar: Obat Bagi Penderita TB Gratis sampai Sembuh
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Penderita penyakit Tuberkulosis (TB) di Kota Makassar yang berhasil didata masih tergolong tinggi. Karena itu, masyarakat ya...
MAKASSAR05 Desember 2021 18:05
Siaga Bencana, PMI Makassar Siagakan Relawan dan Peralatan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengeluarkan perintah siaga bencana guna mengantisipasi kemung...
MAKASSAR05 Desember 2021 17:50
Olahraga Rekreasi Digelar di Karebosi, Danny Jajal Ketapel
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Olahraga rekreasi digelar di Lapangan Karebosi, Makassar. Ada sejumlah olahraga mulai dari panah, katapel, senam, bola, ...