Logo Datakita.co

Amankan Jalur Mudik Idul Adha, Kakorlantas Pastikan Tidak Ada Penyekatan

Fadli
Fadli

Rabu, 29 Juli 2020 12:32

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (tengah). Antara/HO-NTMC Polri
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (tengah). Antara/HO-NTMC Polri

JAKARTA, DATAKITA.CO – Kakorlantas Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Istiono memastikan bahwa tidak ada penyekatan dalam penjagaan di jalur-jalur mudik pada libur Idul Adha 1441 Hijriyah akhir pekan ini.

“Tidak ada penyekatan sama sekali. Kami (pengamanan) normal saja, pada momentum ini menitikberatkan pada kesadaran masyarakat untuk tidak pulang kampung,” kata Irjen Istiono di Kantor NTMC Polri, Jakarta, Rabu (29/7).

Istiono mengatakan tidak ada larangan mudik dari pemerintah terkait libur Idul Adha sehingga masyarakat diperbolehkan pulang ke kampung halaman meski pandemi COVID-19 masih berlangsung.

Namun demikian, Kakorlantas Istiono berharap masyarakat memiliki kesadaran tinggi terhadap bahaya penularan COVID-19 sehingga gelombang mudik Idul Adha tidak terjadi secara besar-besaran.

Sebanyak 15 ribu personel Lalu Lintas bakal dikerahkan untuk mengamankan arus mudik Idul Adha 1441 Hijriyah akhir pekan ini.

Istiono memprediksi akan ada gelombang mudik pada akhir pekan ini karena Idul Adha tahun ini jatuh pada hari Jumat sehingga ada tiga hari libur yang diperkirakan akan dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung.

Sejumlah jalur yang akan dijaga polisi adalah jalan arteri dan tol dari Jakarta hingga Jawa Timur serta jalan arteri dan tol Banten hingga ke Sumatera.

“Kegiatan (pengamanan mudik) ini fokus pada jalur tol, arteri dan tempat-tempat pariwisata,” tuturnya, dikutip dari Antara.

Pihaknya mengimbau agar pemudik selalu menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan menggunakan hand sanitizer.

Dia berujar bagi pemudik yang tidak memakai masker, hanya akan diberi teguran oleh polisi. Kemudian bagi pemudik yang tidak memiliki masker, akan diberikan masker.

“Anggota (polisi) sudah dibekali masker semua. Bila masyarakat tidak pakai masker, kami kasih masker. Pendekatan kami secara persuasif, humanis, tidak ada penegakan hukum,” tutur Istiono.

Selain menempatkan polisi di jalur-jalur mudik, polisi juga disiagakan di lokasi-lokasi salat Ied dan lokasi pemotongan hewan kurban. (*)

 Komentar

 Terbaru

POLITIK24 November 2020 23:37
Danny Pomanto Banggakan Pertumbuhan Ekonomi 8,4 Persen, Irman YL: Masih Belum Adil untuk Warga Makassar
JAKARTA, DATAKITA.CO – Calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, membanggakan pertumbuhan ekonomi Kota Makassar yang me...
POLITIK24 November 2020 23:22
Pernyataan Penutup di Debat II Bukti DILAN Paket Nasionalis-Religius
JAKARTA, DATAKITA.CO – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (DILAN), mengakhiri Debat Publik Jilid II Pilwalk...
POLITIK24 November 2020 22:51
Ubah Stigma Makassar Jadi Kota Terkorup, Ini Program Appi-Rahman
JAKARTA, DATAKITA.CO – Calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 2, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman) menjadi pasangan yang didaul...
DAERAH24 November 2020 22:27
Begini Cara Adnan-Kio Dorong Partisipasi Pemilih di Pilkada Gowa
GOWA, DATAKITA.CO – Pasangan Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio (Adnan-Kio) bersama tim pemenangan, terus bergerak dari desa...