Alhamdulillah, Kondisi Mata Anak Korban Penganiayaan Orang Tua di Gowa Semakin Membaik
GOWA, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, memberikan perhatian serius terhadap AP (6) bocah perempuan yang menjadi korban dugaan penganiayaan oleh orang tuanya di Kabupaten Gowa.
Sebelumnya, ia datang menjenguk bocah yang sementara dirawat di RSUD Syekh Yusuf, pada Senin malam, 6 September 2021 lalu.
Bahkan sang istri, Naoemi Octarina yang juga Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, telah datang menjenguk AP, pada Selasa, 7 September 2021 kemarin. Ia datang dengan membawa sejumlah hadiah yang diberikan kepada AP untuk membantu mengobati rasa trauma yang diderita AP.
Untuk pendampingan perkembangan kesehatan AP, Andi Sudirman menginstruksikan khusus kepada Ketua Tim Ahli Bidang Kesehatan Pemprov Sulsel Prof.dr Budu, Ph.D, Sp.M (K). Hal ini menjadi perhatian serius terhadap upaya pemulihan kondisi bagi anak perempuan itu.
Prof Budu yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dan Dokter Spesialis Mata Konsultan ini mengaku, atas arahan Plt Gubernur dirinya telah melihat langsung kondisi bocah AP.
“Kemarin saya sudah datang dan melihat kondisi AP di RSUD Syekh Yusuf. Alhamdulillah kondisi matanya semakin membaik. Penglihatannya kesan baik, bengkak sekitar mata sudah menurun,” ungkapnya, Rabu (8/9/2021).
Ia mengaku akan terus memantau perkembangan kesehatan AP. Dalam hal memonitor perkembangan kesehatan AP ini, Prof Budu didampingi kolega seprofesinya, dokter spesialis mata di RSUD Syekh Yusuf Gowa, Dr. Yusuf Bachmid, Sp.M dan Dr. Yuyun Gobel, Sp.M. Sementara pendampingan psikologisnya, Prof Budu didampingi dan dibantu oleh Dr. Iwan Honest, Sp. KJ.
“Insya Allah tiap hari saya monitor,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, perlu mengawal perkembangan untuk pemulihan kesehatan dan psikologis bagi AP.
“Perlu kerjasama bersama untuk membantu agar ananda AP bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti anak seusianya dan tidak mengganggu psikis anak,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, kasus penganiayaan itu terjadi di daerah Kecamatan Tinggimoncol, Kabupaten Gowa pada Rabu (1/9/2021).
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan empat orang, yaitu kedua orang tua korban, paman dan kakeknya.