Logo Datakita.co

Al Hidayat Samsu Nilai Bahas Pendidikan Harus Komperhensif

Aditya
Aditya

Selasa, 30 November 2021 15:32

Anggota DPRD Makassar, Al Hidayat Samsu sosialisasikan perda Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Dalton, Selasa (30/11/2021).
Anggota DPRD Makassar, Al Hidayat Samsu sosialisasikan perda Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Dalton, Selasa (30/11/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Al Hidayat Samsu menilai membahas pendidikan harus komperhensif dan tidak boleh parsial. Sebab, dia holistis yang didalamnya ada guru, siswa dan sarana prasarana pendidikan.

Hal itu dia sampaikan saat menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan pendidikan di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan, Selasa (30/11/2021).

“Bicara guru, kita bicara kompetensi, kesehatan dan kualitas pendidikan,” jelas Hidayat—sapaan akrabnya.

Berdasarkan data, kata Politisi PDIP ini, Indonesia merupakan salah satu negara terkorupsi di dunia. Meski memiliki banyak orang pintar namun tak sedikit yang memiliki akhlak kurang bagus.

“Daya saing pendidikan di Indonesia berada di urutan ke 48 dari 49 negara. Ini yang menjadi tugas bersama untuk membangun kembali daya saing khususnya di Makassar,” ungkapnya.

Anggota Komisi D DPRD Makassar ini, menjelaskan, kewenangan Kota Makassar ada di tingkat TK hingga SMP. Sehingga, memang pembentukan karakter bisa dibangun dari dasar pendidikan. Baik, formal, informal dan non-formal.

“Pendidikan ini penting. Karena tanggungjawab kita mulai dari TK sampai SMP maka pembentukan karakter yang menjadi utama,” katanya.

Anggaran pendidikan di Makassar sebesar Rp600 miliar. Namun, secara akumulatif yang digunakan hanya Rp100 miliar. Sehingga, kata dia, dirinya telah menyampaikan usulan penambahan tahun anggaran 2022.

“Tahun depan kita usul Rp1 triliun untuk pembangunan pendidikan. Ini luar biasa untuk mengembangkan pendidikan,” ucapnya.

Hidayat menambahkan, tujuan pendidikan yakni mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban dan mencerdaskan bangsa. Itu, sesuai Undang-Undang (UU) nomor 20.

“Jadi, sangat jelas dalam UU nomor 20 tentang pendidikan nasional. Di Singapura, semua potensi anak dikembangkan sejak dini dan itu perlu dilaksanakan juga di Indonesia,” ucapnya.

Misalnya saja, kata Hidayat, anak yang sejak kecil mendapat pendidikan tentang tahfidz Quran. Harapannya, potensi ini bisa dilanjutkan hingga pendidikan tinggi melanjutkan di timur tengah.

“Semua potensi bisa diarahkan hingga bangku kuliah. Lulusan Singapura begitu, semua pendidikannya linear,” paparnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Usman menyampaikan, penyelenggaran pendidikan merupakan turunan dari sistem pendidikan nasional. Regulasi ini mengindikasikan bahwa seluruh anak wajib sekolah.

“Semua harus sekolah, itu yang saya tangkap dalam perda ini. Artinya, tidak ada lagi anak yang terlantar sekolah,” kata Usman.

Ia menambahkan, Perda ini juga menjadi motivasi sekaligus dorongan untuk semua stakeholder dan elemen masyarakat guna memastikan bahwa tidak ada lagi anak putus sekolah dan tak mengeyam pendidikan hingga menengah atas.

Kemudian, bagaimana menunjukkan sikap demokratis, peserta didik dalam kemajemukan agama, budaya, dan bangsa. Meningkatkan kompetensi dengan belajar secara mandiri dan berkesinambungan.

“Perda ini menekankan pendidikan karakter. Tidak hanya sebatas kewajiban pemerintah daerah dan orang tua menyekolahkan anak tetapi membangun karakter peserta didik, jadi perlu juga pendidikan mandiri dalam keluarga,” ungkapnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR18 April 2026 10:33
Pengaspalan Jalan Dikebut Malam Hari, Pemprov Sulsel Targetkan Keluhan Debu Warga Teratasi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi terus mempercepat penanganan jalan den...
MAKASSAR18 April 2026 08:47
FGD DLH Makassar, Melinda Aksa Tekankan Solusi Konkret Atasi Krisis Sampah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan pentingnya perumusan strategi pengelolaan sampah yang b...
PENDIDIKAN17 April 2026 23:41
Kembangkan Riset Rumput Laut, Unhas Gandeng Solforto Korea Selatan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan asal Korea Selatan, Solforto Co., Lt...
MAKASSAR17 April 2026 22:17
Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko dan 60 Armada
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) meningkatkan status kesiapsiagaan men...