2000 Personel Gabungan Siap Amankan Nataru di Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sekira 2000 personel gabungan akan diturunkan dalam pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di Kota Makassar. Mereka terdiri dari aparat Kepolisian, TNI, dan dari Pemkot Makassar.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan personel gabungan nantinya akan dibagi ke beberapa titik yang dinilai rawan terjadi kerumunan. Beberapa gereja masuk dalam skala prioritas.
“Kami sudah ploting kurang lebih 2000 personel. Unsur-unsurnya dari Polrestabes, kemudian kami dibackup dari Polda Sulsel, Pemkot Makassar dan teman-teman TNI. Kami bagi habis. Mulai di seluruh titik gereja, 31 gereja prioritas, kemudian tempat wisata, tempat hiburan, termasuk jalan-jalan di lokasi wisata,” kata Witnu, Senin (20/12/2021).
Pengamanan yang merupakan rangkaian dari Operasi Lilin ini disebut akan tetap mengacu pada instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terkait tata cara pengamanan Nataru di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.
“Sehingga ada pembatasan baik itu pembatasan orang maupun pembatasan kapasitas di tempat tertentu. Ini juga kami sampaikan ke pimpinan dan pengurus gereja,” ujar Kapolrestabes.
Pola pengamanan Nataru, kata Witnu, tidak jauh beda dengan tahun 2020 lalu. Di samping penanganan prokes Covid-19 yang utama, juga rekayasa lalulintas untuk menghindari adanya kerumunan akan diterapkan.
Bentuknya bisa berupa penyekatan ataupun penutupan arus. Salah satu yang jadi titik fokus adalah sepanjang jalan Metro Tanjung Bunga hingga Jalan Penghibur. Langkah ini diambil agar mencegah masyarakat yang ingin datang dan berkerumum di titik rawan.
Selain itu di CPI, sepanjang Tanjung Bunga masuk ke CPI, kemudian masuk ke Penghibur sampai Rotterdam, juga akan lakukan rekayasa sehingga tidak ada masyarakat yang datang ke strong point.
Sejumlah jalan protokol yang dianggap berpotensi menjadi titik kumpul juga tidak luput dari pengawasan ketat, seperti Jalan Urip Sumoharjo dan AP Pettarani.
“Di samping kita mengamankan tiga sasaran utama tadi, kami juga akan lakukan rekayasa jalan untuk menghindari masyarakat berkerumun dan berkumpul masuk ke dalam kota. Tapi alangkah baiknya libur Nataru ini di rumah saja,” jelasnya.