Logo Datakita.co

2.039 Warga Ikut Rapid Test Gratis, 44 Reaktif

Aditya
Aditya

Sabtu, 11 Juli 2020 18:59

Gubernur Sulawesi Selatan meninjau pemeriksaan rapid test gratis massal yang diadakan Pemprov, belum lama ini. (humas pemprov)
Gubernur Sulawesi Selatan meninjau pemeriksaan rapid test gratis massal yang diadakan Pemprov, belum lama ini. (humas pemprov)

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Update Data Rapid Test Gratis Pemprov Sulsel dan PKK Sulsel pada hari ke lima, Jumat (10/7/2020), Sebanyak 307 peserta hadir, 153 di Kantor PKK dan 154 di Kantor Dinkes Sulsel.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan 8 reaktif, 7 di Kantor PKK dan 1 di Kantor Dinas Kesehatan Sulsel.

Secara keseluruhan sejak dilakukan pada Senin (6/7/2020) lalu telah diikuti 2.039 peserta dan total hasil pemeriksaan dinyatakan reaktif 44 . Pemprov sendiri menyiapkan kuota 500 pemeriksaan setiap harinya. Peserta terlebih dahulu dipersilahkan untuk mendaftar online.

Program ini hadir sebagai upaya Pemprov untuk melakukan testing masif untuk menemukan warga yang terpapar. Ini juga hadir sebagai solusi masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatan terkait Covid-19 dan membutuhkan bukti surat keterangan bebas Covid-19 untuk digunakan untuk keperluan keluar Kota Makassar atau daerah lain di Indonesia yang membutuhkan surat keterangan tersebut, bagi orang yang akan masuk ke satu wilayah.

Sementara itu, menurut Gubernur bahwa tidak semua warga bisa melakukan test mandiri berbayar, sehingga Pemerintah Sulsel hadir dengan layanan test cepat gratis.

“Pokoknya masyarakat ada pilihan, silahkan datang kalau mau gratis datang ke Jalan Masjid Raya ke Gedung PKK dan ke Dinas Kesehatan Sulsel, sekarang ada juga di Bandara, makanya kita buka itu,” kata Nurdin Abdullah.

Lanjutnya, bagi yang reaktif langsung diberikan edukasi, di situ disampaikan bagaimana bahayanya virus ini, memutus mata rantainya dan menghindari penularan ke orang lain.

Termasuk pilihan apakah akan melakukan isolasi madiri atau ikut program karantina yang diberikan Tim Gugus Covid-19 Sulsel melalui Program Duta Covid-19. Sedangkan untuk dinyatakan Positif Covid-19, maka harus dilakukan pemeriksaan lanjutan Swab PCR terlebih dahulu.

“Kedua bapak atau ibu harus isolasi. Dan isolasinya mandiri atau ikut Duta Covid-19, itu tawarannya. Tetapi bagi yang mau tetap isolasi rumah, kita harus tinjau rumahnya. Tim Gugus lihat kondisinya, jika tidak memungkinkan anda harus masuk ke Duta Covid-19. Hingga kemain, 32 yang reaktif dari seribu lebih peserta,” tuturnya (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR04 Juni 2026 23:48
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali...
MAKASSAR04 Juni 2026 22:41
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Da...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 09:24
Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Keberhasilan transformasi perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber ...